Sunday, August 23, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kapal Pukat Teri KM Cendrawasih Laut Terbakar di Belawan, Ini Penyebabnya

Mistar.idMinggu, 23 Agustus 2026 pukul 21.02 WIB
kapal_pukat_teri_km_cendrawasih_laut_terbakar_di_belawan_ini_penyebabnya

Babinpotmar Posal Medan Labuhan turut berjibaku memadamkan api di KM Cendrawasih Laut, Minggu 23 Agustus 2026, (foto: Dok Dispen Kodaeral I Belawan)

news_banner

Belawan, MISTAR.ID - Kebakaran yang melanda KM Cendrawasih Laut di Pelabuhan Perikanan Gabion, Belawan, Minggu (23/8/2026), menghanguskan lebih kurang 75 persen bagian kapal. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Informasi terbaru menyebutkan, api diduga bermula dari korsleting pada blower di kamar mesin saat dilakukan perbaikan. Percikan api kemudian diduga menyambar tangki bahan bakar hingga kobaran dengan cepat membesar.

KM Cendrawasih Laut sebelumnya tiba di Dermaga Ikan Gabion untuk membongkar hasil tangkapan. Setelah proses bongkar selesai, dua anggota mesin melakukan perbaikan blower di kamar mesin di bawah pengawasan Udin Bas.

Sekitar pukul 14.30 WIB, muncul percikan api yang diduga berasal dari korsleting pada blower yang berada di atas tangki bahan bakar.

Udin bersama Gultom, penjaga kapal, sempat berupaya memadamkan api dengan bantuan awak kapal lain di sekitar lokasi. Namun, api terus membesar sehingga pengurus gudang menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Kadispen Kodaeral I Kolonel Wahyu Kurniawan mengatakan, setelah menerima informasi kebakaran, personel Posal Medan Labuhan Kodaeral I langsung melakukan pengamanan dan membantu penanganan di lokasi.

Babinpotmar Posal Medan Labuhan mengamankan area kejadian, termasuk dari sisi perairan menggunakan speedboat. Personel juga berkoordinasi dengan kapal-kapal di sekitar lokasi untuk menjauh agar kebakaran tidak merembet.

Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan dikerahkan ke lokasi.

Hingga sekitar pukul 18.00 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.

Sebelumnya, kebakaran kapal pukat teri tersebut dilaporkan terjadi di kawasan Gudang Sumber Utama (SU), Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan. Informasi awal menyebut api terlihat berasal dari arah kamar mesin sebelum membesar dan menghanguskan sebagian besar kapal. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN