Sunday, October 18, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Hendak Besuk Suami di Rutan Tanjung Gusta, Wanita Ini Kedapatan Bawa Sabu

Mistar.idMinggu, 18 Oktober 2026 pukul 11.38 WIB
hendak_besuk_suami_di_rutan_tanjung_gusta_wanita_ini_kedapatan_bawa_sabu

Petugas Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan saat mengamankan seorang wanita berinisial ES karena kedapatan membawa narkotika ketika hendak membesuk suaminya. (Foto: Dokumentasi Rutan Medan/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Seorang wanita berinisial ES kedapatan membawa dua paket sabu dan tiga butir ekstasi saat hendak membesuk suaminya yang menjalani hukuman di Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan, Sabtu (17/10/2026).

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rutan Medan, Yoslan Josua Hasurungan Doloksaribu, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menggagalkan aksi penyelundupan barang terlarang itu saat melakukan pemeriksaan barang bawaan.

"Benar, kami berhasil mengamankan seorang wanita berinisial ES yang merupakan istri dari seorang narapidana. ES kedapatan membawa dua paket sabu dan tiga butir ekstasi saat dilakukan pemeriksaan badan dan barang sebelum memasuki Rutan pada Sabtu (17/10/2026)," katanya dalam siaran pers kepada Mistar, Minggu (18/10/2026).

Yoslan mengatakan, sabu dan pil ekstasi tersebut ditemukan di dalam dompet ES. Selanjutnya, ES beserta kedua barang terlarang tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

"Upaya penyelundupan barang terlarang itu dilakukan ES dengan memanfaatkan situasi kunjungan yang ramai. Namun, petugas tidak lengah dan akhirnya ES diamankan. Kini, ES beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Helvetia untuk diproses hukum lebih lanjut," tambahnya.

Yoslan menegaskan, pemeriksaan badan dan barang bawaan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh petugas demi menjaga lingkungan Rutan tetap aman, nyaman, dan bersih dari keberadaan barang-barang terlarang.

"Pemeriksaan pengunjung dan barang yang dibawa pengunjung merupakan bagian yang sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan pemasyarakatan. Petugas selalu cermat dalam memeriksa badan dan barang bawaan pengunjung ketika hendak berkunjung," ucapnya.

Yoslan mengatakan, Rutan Medan berkomitmen penuh menjalankan prosedur pengamanan secara konsisten tanpa mengabaikan pelayanan kepada masyarakat.

"Menggagalkan masuknya sabu dan ekstasi ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam memperketat pengawasan layanan kunjungan serta mencegah peredaran barang terlarang ke dalam Rutan. Kami terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat pengawasan guna menjaga kamtib dan memastikan seluruh layanan kunjungan berjalan sesuai dengan ketentuan," ujarnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN