Hendak Ambil Ban Hanyut, Pria 59 Tahun Tenggelam di Bendungan Sungai Kulab Langkat

Tim BPBD Langkat menggunakan perahu karet untuk mencari korban yang dilaporkan tenggelam di dekat bendungan aliran Sungai Kulab. (Foto: BPBD Langkat/MISTAR)
Langkat, MISTAR.ID – Seorang pria bernama Erdiansyah Sembiring (59), warga Desa Tanjung Keriahan, Kabupaten Langkat, dilaporkan tenggelam di Bendungan Irigasi Sutan Adam, aliran Sungai Kulab, Senin (12/10/2026) pagi.
Hingga Senin malam, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban di sekitar lokasi kejadian dan sepanjang aliran sungai.
Kapolsek Kuala, AKP Syamsul Bahri, menjelaskan peristiwa itu bermula ketika korban berusaha mengambil sebuah ban yang hanyut di dekat bendungan, tepatnya di Dusun IV Tanah Gara, Desa Tanjung Keriahan, Kecamatan Kuala.
Korban diduga melompat ke sungai dan berusaha memegang ban tersebut. Namun, ban itu terbalik sehingga korban terseret derasnya arus di area bendungan.
Menurut Syamsul, kejadian tersebut sempat disaksikan Sugiono, warga yang sedang memanen sawit di ladangnya tidak jauh dari lokasi.
“Jadi kalau menurut keterangan saksi bernama Sugiono saat dirinya sedang memanen sawit di ladangnya, dia sempat melihat korban turun ke sungai untuk mengambil ban hanyut di dekat bendungan itu,” ujar Syamsul.
Melihat korban terseret arus, Sugiono berusaha memberikan pertolongan dengan mengulurkan galah panjang ke arah korban. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Korban kemudian tenggelam dan tidak terlihat kembali ke permukaan.
Sugiono selanjutnya memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar. Personel kepolisian bersama masyarakat segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian di sepanjang tepian Sungai Kulab.
Tim SAR dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian menggunakan peralatan, termasuk perahu karet.
Kapolsek Kuala menyebutkan pencarian telah dilakukan sejak pagi. Namun, karena hari mulai malam, operasi pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya.
“Proses pencarian masih terus dilakukan sejak pagi tadi dan akan dilanjutkan besok karena hari sudah malam,” katanya.
Tim gabungan masih berupaya menemukan korban. Masyarakat di sekitar lokasi diimbau berhati-hati ketika beraktivitas di sungai, terutama di kawasan bendungan yang memiliki arus deras.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















































