GPN Sumut Kritik Cover Majalah Tempo soal Surya Paloh, Dinilai Provokatif

Ketua Garda Pemuda Nasdem Sumatera Utara, Defri Noval Pasaribu. (Foto: Istimewa/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Ketua Garda Pemuda NasDem (GPN) Sumatera Utara (Sumut), Defri Noval Pasaribu, melontarkan kritik terhadap sampul Majalah Tempo edisi 13–19 April 2026 yang dinilai menyesatkan, provokatif, dan tidak memenuhi standar jurnalistik.
Dalam pernyataannya, Defri menyoroti sampul, judul, ilustrasi, hingga narasi pemberitaan yang dianggap melampaui batas kritik konstruktif.
Ia menilai pemberitaan tersebut tidak didukung data dan fakta yang akurat, bahkan cenderung merendahkan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
“Ini bukan sekadar kritik, tetapi sudah masuk ke ranah yang merendahkan martabat tokoh dan juga jutaan pendukung Partai NasDem,” tegas Defri kepada Mistar, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, narasi yang dibangun Majalah Tempo tidak hanya menyerang figur Surya Paloh, tetapi juga mencederai kepercayaan sekitar 15 juta pemilih Partai NasDem pada Pemilu 2024.
Lebih lanjut, ia menilai produk jurnalistik tersebut mencerminkan penurunan kualitas pemberitaan.
“Majalah Tempo telah berubah menjadi ‘jurnalisme kuning’ yang mengedepankan sensasi dan cenderung melebih-lebihkan fakta serta asumsi,” ujar Sekretaris Komisi D DPRD Sumut itu.
Sebagai tindak lanjut, GPN Sumut menyampaikan sejumlah sikap:
- Meminta Majalah Tempo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Surya Paloh dan para pendukung Partai NasDem.
- Mendesak Tempo tetap mengedepankan kaidah jurnalistik dan tidak menyajikan narasi provokatif yang berpotensi mencederai demokrasi.
- Menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Surya Paloh di Partai NasDem.
- Meminta pihak internal partai yang memiliki kepentingan politik tertentu untuk tidak memicu kegaduhan.
- Berkomitmen menjaga soliditas internal Partai NasDem.
- Menyatakan dukungan kepada Prananda Surya Paloh sebagai calon pemimpin Partai NasDem di masa mendatang jika terjadi suksesi.
Diketahui, Majalah Tempo merilis sampul dengan visual Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, yang menggambarkan kondisi lesu di tengah isu politik terkait hubungan Partai NasDem dan Partai Gerindra.




















