Friday, July 3, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Dua Pria di Pantai Labu Ditangkap Polres Deli Serdang, Sempat Dihalangi Warga

Mistar.idKamis, 14 Mei 2026 pukul 09.42 WIB
dua_pria_di_pantai_labu_ditangkap_polres_deli_serdang_sempat_dihalangi_warga

Salah satu terduga pelaku yang ditangkap Polres Deli Serdang di Pantai Labu karena kasus sabu. (Foto: Dok. Polres Deli Serdang/Mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polresta Deli Serdang menangkap dua pria berinisial AA dan AS. Keduanya diketahui terlibat kasus peredaran narkotika di Dusun II, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.

Informasi diketahui polisi setelah seorang guru mengaji mengungkapkan adanya aktivitas peredaran sabu di lingkungan tempat tinggalnya.

Satres Narkoba Polresta Deli Serdang di bawah pimpinan Kompol Fery Kusnadi menyelidiki lokasi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Di sana, petugas mendapati dua pria yang sesuai dengan ciri-ciri laporan masyarakat. Dari tangan keduanya, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu plastik klip transparan kosong, satu sekop sabu yang terbuat dari pipet plastik, satu dompet kecil warna biru-kuning, satu plastik klip berisi sabu 2,40 gram, serta uang tunai sebesar Rp317.000.

Kedua terduga pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Satres Narkoba Polresta Deli Serdang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam kesempatan yang sama, petugas juga melakukan pengamanan terhadap sejumlah warga yang mencoba menghalangi penangkapan kedua terduga pelaku.

Sementara itu, keamanan pria berinisial HT yang membantu memberikan informasi kepada polisi dipastikan mendapat perlindungan.

"Usai penindakan, Satres Narkoba Polresta Deli Serdang bersama personel Polsek Pantai Labu dan pemerintah desa setempat melakukan patroli dan pengamanan di sekitar rumah HT hingga pagi hari guna memastikan situasi tetap kondusif,"ujar Iptu JM Gabe Napitupulu Humas Polresta Deli Serdang, Kamis (14/5/2026).

Kemudian, HT menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang dinilai cepat merespons laporan masyarakat. Ia mengaku bersyukur karena keresahan warga terkait dugaan peredaran narkoba di lingkungan mereka mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Sementara itu, Halimahtusaqdiah, seorang guru mengaji di Desa Rantau Panjang, turut menjadi perhatian publik setelah videonya tersebar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, ia tampak merekam dan menegur sejumlah pria yang diduga terlibat dalam aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi anak-anak mengaji.

Halimahtusaqdiah mengatakan sudah merasa resah sejak lama dengan peredaran narkoba di sekitar tempat anak-anak belajar mengaji. Ia berharap lingkungan tempat tinggalnya dapat kembali aman dan terbebas dari narkotika. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN