Monday, October 19, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Bentrok Pemuda di Tanjung Morawa, Satu Orang Tewas Diduga Ditembak

Mistar.idSenin, 19 Oktober 2026 pukul 10.26 WIB
bentrok_pemuda_di_tanjung_morawa_satu_orang_tewas_diduga_ditembak

Kerumunan warga di lokasi bentrokan di Tanjung Morawa, Deli Serdang. (Foto: Sembiring/MISTAR)

Deli Serdang, MISTAR.ID (19/10/2026) – Bentrokan dua kelompok pemuda di persimpangan tiga dekat Gang Bidan, Jalan Limau Mungkur, Dusun III, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (18/10/2026) malam menyebabkan satu orang tewas dan sejumlah pria lainnya mengalami luka-luka.

Korban tewas diketahui bernama Doni Pacek, yang menjabat sebagai Wakil Komandan (Wadan) KOTI salah satu ormas di Kabupaten Deli Serdang. Ia diduga mengalami luka akibat tembakan di bagian leher.

Mobil Toyota Yaris putih bernomor polisi BK 1442 MAG yang dikendarai korban mengalami kerusakan di bagian depan. Selain itu, etalase dagangan milik warga sekitar dan sejumlah sepeda motor juga dilaporkan rusak.

Korban yang merupakan warga Lingkungan III, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, dilarikan ke RS Mitra Sehat yang berada tidak jauh dari lokasi bentrokan.

Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan, sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor dan mobil diduga terlibat aksi kejar-kejaran sebelum bentrokan pecah di lokasi kejadian.

Dalam bentrokan tersebut, kedua kelompok diduga menggunakan senjata tajam, benda tumpul, serta benda yang diduga merupakan senjata api atau softgun. Namun, jenis senjata yang digunakan masih perlu dipastikan oleh pihak kepolisian.

Peristiwa yang berlangsung singkat itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Hingga kini, motif bentrokan tersebut belum diketahui.

Keluarga korban menilai kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Mereka menduga peristiwa tersebut berkaitan dengan aksi premanisme yang selama ini meresahkan warga Tanjung Morawa.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi mengamankan sejumlah pria yang mengalami luka-luka.

Setelah kejadian tersebut, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Deli Serdang, Junaidi, mendatangi rumah sakit untuk menjenguk korban meninggal dunia.

Junaidi meminta seluruh kader Pemuda Pancasila menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian.

“Kita sangat berduka atas kejadian ini. Saya meminta seluruh kader Pemuda Pancasila agar menahan diri dan menyerahkan penanganan tindakan keji ini kepada kepolisian,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Junaidi, yang juga anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, menyesalkan tindakan para pelaku yang dinilainya brutal. Ia juga menyoroti dugaan penggunaan senjata api dalam bentrokan tersebut.

“Saya meminta kepolisian untuk menangkap para pelaku dan otak di balik peristiwa tragis ini,” tambahnya.

Junaidi turut meminta Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Sonny Irawan, memberikan perhatian khusus terhadap kasus dugaan penembakan tersebut. Menurutnya, aksi serupa disebut telah terjadi berulang kali sehingga membuat warga Tanjung Morawa resah dan ketakutan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN