Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Avsec Bandara Silangit Temukan 4 Kg Sabu, Satu Tersangka Diburu

Mistar.idRabu, 25 Maret 2026 10.56
AN
FH
avsec_bandara_silangit_temukan_4_kg_sabu_satu_tersangka_diburu

Para Avsec di Bandara Silangit Sibororngborong saat melakukan pemeriksaan kepada penumpang. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Taput, MISTAR.ID

Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Silangit, Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menemukan narkotika jenis sabu seberat 4 kilogram dari barang bawaan penumpang pada beberapa waktu berbeda.

Penemuan tersebut terjadi pada Jumat (13/3/2026) dan Kamis (19/3/2026) saat pemeriksaan keamanan bandara. Barang mencurigakan terdeteksi saat melewati proses pemeriksaan, sehingga dilakukan pengecekan lebih lanjut oleh petugas.

Humas Angkasa Pura Indonesia Bandara Silangit, Khitaro, mengatakan temuan tersebut berawal dari kecurigaan petugas terhadap barang bawaan penumpang yang terindikasi sebagai benda terlarang.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, fokus utama personel Avsec adalah mencegah masuknya barang berbahaya seperti bahan peledak, gas, cairan mudah terbakar, dan lainnya,” ujar Khitaro, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional, jika ditemukan barang mencurigakan yang memerlukan penanganan khusus seperti narkotika, maka akan dilakukan koordinasi dengan pihak berwenang, termasuk kepolisian dan badan karantina.

Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan maskapai, petugas melakukan pemeriksaan manual untuk memastikan isi barang tersebut. Penumpang beserta barang bukti kemudian diamankan oleh Polres Taput untuk proses hukum lebih lanjut.

Khitaro menegaskan, Bandara Silangit berkomitmen menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan serta mencegah peredaran narkotika melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Humas Polres Taput, W Baringbing, membenarkan penemuan sabu seberat 4 kilogram tersebut. Ia menyebutkan, saat ini satu orang tersangka masih dalam pengejaran pihak kepolisian. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN