Respons Ed Sheeran Setelah Dikritik Sepupu Soal Kisruh Macklemore

Ed Sheeran. (Foto: Reuters/Kylie Cooper)
Atlanta, MISTAR.ID - Ed Sheeran menyinggung kritik dan cacian yang dilontarkan sepupunya, Jethro Sheeran, di media sosial terkait kisruh Macklemore yang dikeluarkan dari tur konsernya.
Ed menyampaikan hal tersebut saat melanjutkan penampilan The Loop Tour di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, Sabtu (3/10/2026). Dalam konser itu, Ed menyinggung video yang diunggah Jethro di media sosial.
"Kalian mungkin baru-baru ini melihat [kerabat saya] di media sosial. Saya sudah sangat lama tidak berbicara dengan dia," kata Ed seperti diberitakan Page Six, Minggu (4/10/2026).
Jethro sebelumnya mengunggah sejumlah kritik terhadap Ed setelah Macklemore dikeluarkan dari The Loop Tour di Amerika Serikat. Macklemore disebut dicoret setelah meneriakkan dukungan untuk Palestina dalam penampilannya.
Dalam unggahannya di Instagram, Jethro menyebut Ed sebagai sosok "egois" dan "jahat". Ia juga mengaku malu terhadap sepupunya tersebut.
"Akhirnya semuanya terungkap! Saya malu dengan sepupu saya, Ed. Dia sudah tamat," kata Jethro.
"Dia bukan orang baik. Saya tidak suka musiknya, jadi saya bahkan tidak bisa menyebutnya sebagai seniman yang hebat," lanjutnya.
Jethro juga menuding Ed telah mencurangi dirinya serta mengolok-olok kondisi kesehatan mentalnya dan isu kesehatan mental secara umum.
Kritik terhadap Ed tidak hanya disampaikan melalui media sosial. Jethro juga melontarkannya dalam wawancara dengan sejumlah media, termasuk saat berbicara dengan jurnalis Don Lemon pada 25 September 2026.
Sementara itu, Ed sebelumnya mengungkapkan dampak yang dirasakannya setelah Macklemore dikeluarkan dari tur. Dalam konser The Loop Tour pada 19 September, ia mengatakan mendapat tekanan dari pendukung Palestina dan mulai dijauhi sejumlah teman serta keluarganya.
"Dalam situasi seperti ini, Anda benar-benar mengetahui siapa teman sejati Anda. Ini adalah minggu yang aneh," ujarnya kepada penonton dalam video yang direkam penggemar.
Ed mengatakan sejumlah pihak memintanya membatalkan tur, sementara beberapa orang yang telah dikenalnya selama bertahun-tahun mulai menjauh.
"Semua orang menyuruh saya membatalkan konser, dan saya merasa teman-teman, keluarga, serta orang-orang yang saya kenal meninggalkan saya," katanya.
Kisruh tersebut bermula pada awal September 2026 ketika Macklemore secara mendadak dicoret dari daftar penampil The Loop Tour setelah menyuarakan dukungan terhadap Palestina di panggung MetLife Stadium.
Keputusan tersebut kemudian disebut mendapat tekanan dari miliarder Robert Kraft, pemilik Gillette Stadium, yang mengancam melarang Ed Sheeran menggelar konser jika Macklemore tidak disingkirkan.
Sejumlah musisi pembuka tur Ed Sheeran kemudian memilih mengundurkan diri. Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan Beoga disebut mundur sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore dan penolakan terhadap praktik sensor di panggung musik.
Setelah resmi didepak dari tur, Macklemore juga mengumumkan akan menyumbangkan US$1 juta atau sekitar Rp17,73 miliar, yang merupakan seluruh hasil penampilannya sebagai penampil pembuka dalam tur Ed Sheeran, untuk organisasi kemanusiaan Palestina. (hm25/cnn Indonesia)
PREVIOUS ARTICLE
Dahlia Poland Akui Sudah Tiga Bulan Pacaran dengan Rangga Azies














































