Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Nurah Sheivirah Buka Suara Soal Tamara Bleszynski Cuma Tamu di Pernikahan Teuku Rassya

Mistar.idRabu, 15 April 2026 11.27
AN
nurah_sheivirah_buka_suara_soal_tamara_bleszynski_cuma_tamu_di_pernikahan_teuku_rassya

Nurah Sheivirah, ibu sambung Teuke Rassya. (Foto: Kolase dari instagram @nourahsheivirah)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Nurah Sheivirah angkat bicara terkait sorotan publik terhadap posisi dirinya dan Tamara Bleszynski dalam pernikahan Teuku Rassya dengan Cleantha Islan.

Melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (14/4/2026), ibu sambung Teuku Rassya merespons komentar warganet yang mempertanyakan perasaan Tamara dalam momen tersebut.

“Sebagai seorang ibu tentunya aku pun mengharapkan kehadiran ibu kandung Rassya untuk hadir mendampingi Rassya di momen terpenting dalam hidupnya, bukan hadir hanya sebagai tamu,” tulis Nurah.

Ia menegaskan dalam seluruh rangkaian acara pernikahan, posisi ibu kandung tetap diutamakan. Menurutnya, seluruh konsep acara telah dipersiapkan langsung oleh Rassya dan istrinya sejak awal.

“Semua rundown acara pernikahan, ibu kandung yang selalu diutamakan sama seperti acara lamaran Rassya kemarin. Semua sudah dipersiapkan sendiri oleh Rassya dan Antha, mulai dari seragam hingga posisi yang paling diutamakan,” jelasnya.

Nurah juga menyampaikan pasangan pengantin telah berupaya menjaga perasaan semua orang tua yang terlibat. Ia menilai seluruh proses, mulai dari undangan hingga pelaksanaan acara, telah dirancang dengan mempertimbangkan penghormatan kepada kedua belah pihak keluarga.

“Rassya dan Antha sangat menjaga dan memastikan semua orang tua dihargai dan ditempatkan sebagaimana mestinya, baik di undangan maupun di seluruh rangkaian acara,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai aspek teknis seperti busana, tata rias, posisi pendampingan, hingga penyampaian acara oleh pembawa acara telah diatur dengan cermat.

Meski demikian, Nurah mengakui bahwa tidak ada pelaksanaan yang sepenuhnya sempurna. Namun, ia memastikan tidak ada unsur kesengajaan atau niat buruk dalam kekurangan yang mungkin terjadi.

“Tidak ada yang sempurna, kekurangan pasti ada, tapi saya yakin tidak ada satu pun kesengajaan dan niat tidak baik,” katanya.

Nurah bersama suaminya, Teuku Rafly Pasha, turut mengapresiasi upaya Rassya dan pasangannya dalam menghormati orang tua. Ia menilai keduanya memahami pentingnya restu dalam membangun rumah tangga.

Di akhir pernyataannya, Nurah menyampaikan doa bagi kehidupan rumah tangga Rassya dan istrinya agar selalu diberi kelancaran, kebahagiaan, serta keberkahan dalam membina keluarga. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN