Rupiah Terendah 2,5 Bulan, IHSG Longsor Lebih dari 10%

Visual rupiah ambruk ke Rp18.075 vs dolar AS dan IHSG anjlok -10% hingga memicu trading halt. (Foto ilustrasi: maris/meta/mistar.id)
Jakarta, MISTAR.ID (16/10/2026) — Nilai tukar rupiah melemah ke Rp18.075 per dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Jumat (16/10/2026), menjadi level terendah dalam 2,5 bulan atau sejak akhir Juli 2026.
Menurut data Bloomberg, seperti dilansir idnfinansial.com, Jumat (16/10/2026), rupiah di pasar spot dibuka pada level Rp18.011 dan menyentuh Rp18.087 per dolar AS, setelah sebelumnya bertahan di Rp17.938 pada perdagangan Kamis. Penurunan kali ini membuat rupiah kembali terdepresiasi 8,36% sejak awal tahun 2026.
Senior Currency Analyst MUFG, Michael Wan, mengatakan saat ini posisi dolar AS sebetulnya mengalami koreksi tipis dari level tertingginya dalam beberapa hari terakhir.
"Kekhawatiran tentang pendanaan AI dan keberlanjutan belanja infrastruktur sangat membebani saham semikonduktor," kata Wan dalam catatan yang disampaikan kepada investor pada Jumat (16/10/2026).
Meskipun demikian, indeks dolar AS (DXY) terpantau stabil di kisaran 102 pada awal sesi Asia. Mata uang kawasan emerging market Asia Pasifik juga melemah terhadap dolar AS, dengan penurunan terdalam pada rupiah. Sementara rupee India jadi satu-satunya mata uang yang menguat, meskipun hanya 0,11% terhadap dolar AS.
Dalam riset yang disampaikan pada Kamis, MUFG menilai kenaikan yield obligasi di AS juga telah menekan kinerja rupiah karena mendorong keluar dana asing dari Indonesia. "Kami tetap mempertahankan prospek rupiah pada akhir tahun ini di Rp18.350," jelas riset MUFG.
Pelemahan rupiah saat ini juga terjadi seiring penurunan tajam di pasar saham Indonesia. Pada pembukaan perdagangan Jumat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari 8% dan memicu trading halt.
Saham-saham blue chip turun signifikan dan menyentuh batas auto rejection bawah (ARB). Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun hampir 15%.
Sementara seluruh indeks sektoral kompak melemah, dengan penurunan paling dalam pada sektor infrastruktur dan basic materials.
Hingga pukul 10.25 WIB, IHSG turun semakin dalam, bahkan setelah trading halt selama 30 menit pertama berakhir. Indeks kini berada di kisaran 5.250, setara penurunan lebih dari 10%. (hm02)






















































