Rupiah Melemah ke Rp16.835 per Dolar AS, IHSG Justru Menguat di Awal Perdagangan

Ilustrasi pasar keuangan. (Foto: Istimewa)
Jakarta, MISTAR.ID
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.835 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa (24/2/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat melemah 33 poin atau 0,20 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Melansir berbagai sumber, pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan mayoritas mata uang Asia yang berada di zona merah.
Yen Jepang melemah 0,20 persen, baht Thailand turun 0,16 persen, yuan China terkoreksi 0,01 persen, dan peso Filipina melemah 0,25 persen. Sementara itu, won Korea Selatan justru menguat tipis 0,06 persen.
Dolar Singapura tercatat melemah 0,07 persen, sedangkan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen pada awal perdagangan hari ini.
Tekanan juga terlihat pada mata uang utama negara maju. Euro Eropa melemah 0,03 persen, poundsterling Inggris turun 0,02 persen, dan franc Swiss terkoreksi 0,10 persen. Dolar Australia melemah 0,01 persen dan dolar Kanada turun 0,09 persen.
Di sisi lain, pasar saham domestik justru dibuka di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menguat 31,97 poin atau 0,38 persen ke posisi 8.428,05 pada awal perdagangan.
Sementara itu, Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan naik 0,92 poin atau 0,11 persen ke level 848,68.
Pergerakan berbeda antara nilai tukar rupiah dan IHSG menunjukkan dinamika pasar keuangan domestik yang masih dipengaruhi sentimen global dan regional pada awal pekan ini. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Harga Emas Antam Naik Rp40 Ribu, Tembus Rp3,068 Juta per Gram




















