Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Permintaan Parcel Melonjak Jelang Ramadan, Pengusaha di Medan Batasi Pesanan

Mistar.idJumat, 20 Maret 2026 20.17
journalist-avatar-top
SH
permintaan_parcel_melonjak_jelang_ramadan_pengusaha_di_medan_batasi_pesanan

Parcel dan hampers Lebaran (foto:Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Tingginya permintaan pembuatan parcel menjelang Ramadan membuat sejumlah pengusaha kewalahan hingga terpaksa membatasi pemesanan, terutama bagi pelanggan dengan permintaan khusus.

Salah satunya Novita, pengusaha parcel dan hampers rumahan di Kecamatan Medan Perjuangan. Ia mengaku pesanan sudah penuh bahkan sebelum memasuki bulan puasa.

Novita menjelaskan, usaha yang telah dijalankannya sejak 2019 itu sebenarnya sudah membuka pemesanan (pre-order) sejak pertengahan Januari. Namun, lonjakan pesanan terjadi dalam sepekan menjelang Ramadan.

“Alhamdulillah, seminggu sebelum puasa ini sudah sangat banyak pemesanan,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Karena tingginya permintaan, Novita mulai membatasi pesanan sejak H-20 Ramadan.

“Kalau ingin request khusus, minimal lima parcel,” katanya.

Harga parcel yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp65 ribu hingga Rp1 juta per paket. Isi parcel juga beragam, mulai dari perlengkapan ibadah seperti sajadah travel dan tasbih digital, makanan ringan, minuman, buah, sembako, hingga peralatan makan berbahan keramik.

Di sisi lain, kondisi ini juga dirasakan oleh pembeli. Adis Tya (25) mengaku kesulitan memesan parcel karena sebagian besar penjual sudah tidak menerima pesanan.

“Sudah beberapa kali ditolak pemesanan, padahal kami perlu pesan banyak untuk keperluan pekerjaan,” ujar pegawai swasta tersebut.

Ia mengatakan, dirinya berencana memesan parcel berisi makanan dan peralatan makan keramik untuk dibagikan kepada sejumlah pegawai lainnya. Namun, keterbatasan stok membuatnya hanya bisa mendapatkan sebagian pesanan.

“Akhirnya baru dapat lima hari sebelum Lebaran, itu pun tidak sepenuhnya. Hanya sebagian yang diterima pembuat parcel, sementara sebagian lagi kami rakit sendiri,” ujarnya

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN