Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Penumpang Domestik Kualanamu Tumbuh Dua Digit, Penerbangan Internasional Melambat

Mistar.idMinggu, 21 Desember 2025 pukul 18.13 WIB
penumpang_domestik_kualanamu_tumbuh_dua_digit_penerbangan_internasional_melambat

Statistik Ahli Utama BPS Sumut, Misfarudin. (foto: amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pergerakan transportasi udara di Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan kinerja positif pada rute domestik sepanjang Oktober 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang yang menggunakan Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) untuk penerbangan dalam negeri.

Statistik Ahli Utama BPS Sumut, Misfarudin, menyampaikan jumlah penumpang domestik yang berangkat pada Oktober 2025 mencapai 187.983 orang, meningkat 8,44 persen dibandingkan September 2025.

“Arus kedatangan domestik juga mengalami kenaikan. Penumpang yang datang ke Sumatera Utara tercatat sebanyak 190.975 orang atau tumbuh 10,36 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Misfarudin, Minggu (21/12/2025).

Sebaliknya, kinerja penerbangan internasional justru menunjukkan perlambatan. Jumlah penumpang yang berangkat ke luar negeri pada Oktober 2025 turun 5,94 persen menjadi 89.744 orang. Penurunan lebih dalam terjadi pada arus kedatangan internasional yang merosot 11,09 persen.

Meski demikian, secara kumulatif sejak Januari hingga Oktober 2025, pergerakan penumpang internasional masih mencatat pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Total penumpang yang datang dari luar negeri selama Januari–Oktober 2025 mencapai 1.009.251 orang, naik 7,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024,” katanya.

Sementara itu, sektor transportasi laut melalui Pelabuhan Belawan menunjukkan lonjakan tajam pada Oktober 2025. Jumlah penumpang antar pulau yang berangkat meningkat 64,48 persen menjadi 8.117 orang, sedangkan arus kedatangan naik 55,25 persen atau sebanyak 6.707 orang.

Aktivitas bongkar muat barang juga mencatatkan dinamika beragam. Muat barang antar pulau pada Oktober 2025 mencapai 52.198 ton atau naik 54,60 persen. Namun, bongkar barang tercatat sebesar 411.420 ton, turun tipis 1,07 persen.

Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga Oktober 2025, volume barang yang dimuat melalui Pelabuhan Belawan mencapai 404.033 ton, meningkat 29,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, aktivitas bongkar barang kumulatif justru mengalami kontraksi. Total barang yang dibongkar tercatat sebesar 3.814.123 ton, turun 18,71 persen dibandingkan Januari–Oktober 2024. (hm24)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN