Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Penjualan Rambutan di Binjai Turun Drastis Pasca Banjir, Pedagang Mengeluh

Mistar.idSabtu, 27 Desember 2025 19.44
journalist-avatar-top
BD
penjualan_rambutan_di_binjai_turun_drastis_pasca_banjir_pedagang_mengeluh

Pedagang rambutan di Binjai. (foto: bayu/mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID

Sejumlah pedagang musiman buah rambutan di Kota Binjai mengaku penjualan pada musim panen tahun ini turun drastis. Sepinya pembeli dirasakan pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Andi, salah seorang pedagang rambutan di Binjai, mengungkapkan penjualannya tahun ini menurun hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Kalau dibandingkan tahun lalu, penjualan jauh lebih bagus. Tahun ini bisa turun sampai 50 persen,” ujar Andi saat ditemui, Sabtu (27/12/2025) siang.

Ia menjelaskan, rambutan yang dijualnya dibanderol dengan harga Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per ikat, tergantung ukuran dan kualitas. Namun, dari sekitar 2.000 buah yang disiapkan setiap hari, hanya sekitar 700 buah yang berhasil terjual.

“Kalau tahun lalu bisa habis sampai 2.000 buah dalam sehari. Sekarang paling ramai itu hari Minggu saja, kalau hari biasa sepi,” katanya.

Menurut Andi, penurunan pembeli juga disebabkan berkurangnya kunjungan warga dari luar daerah, khususnya dari Aceh, yang biasanya datang ke Binjai dan membeli rambutan sebagai oleh-oleh.

“Biasanya orang dari luar daerah, terutama Aceh, kalau pulang pasti beli rambutan. Tapi sekarang kondisi masih bencana, siapa yang mau datang,” ucapnya.

Meski demikian, Andi berharap momentum libur panjang Tahun Baru dapat meningkatkan jumlah pembeli. Ia berharap warga luar daerah kembali berkunjung ke Binjai sehingga penjualan rambutan dapat kembali bergairah.

Memasuki akhir tahun, Kota Binjai sebenarnya tengah mengalami panen rambutan melimpah. Banyak pohon rambutan milik warga berbuah lebat. Namun rendahnya harga pasar membuat sebagian warga memilih tidak menjual hasil panen mereka, melainkan mengonsumsinya sendiri bersama keluarga.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN