Sunday, September 6, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Garuda Siapkan Refund dan Reschedule

Mistar.idMinggu, 6 September 2026 pukul 13.54 WIB
penerbangan_terdampak_erupsi_anak_krakatau_garuda_siapkan_refund_dan_reschedule

Garuda Indonesia. (foto: Antara/Raisan Alfarisi)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Garuda Indonesia menyiapkan opsi pengembalian dana (refund) dan perubahan jadwal penerbangan (reschedule) bagi penumpang yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Kebijakan itu diberikan setelah penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II berdampak pada operasional sejumlah penerbangan Garuda Indonesia.

“Bagi penumpang terdampak, Garuda Indonesia menyediakan opsi perubahan jadwal perjalanan maupun pengembalian dana sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian keterangan tertulis manajemen Garuda Indonesia, dikutip Detikfinance.

Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta memengaruhi sejumlah penerbangan domestik maupun internasional yang menghubungkan Jakarta dengan berbagai destinasi.

Rute yang terdampak antara lain penerbangan menuju dan dari Denpasar, Palembang, Pekanbaru, Yogyakarta, Banjarmasin, Palu, Manado, Gorontalo, Ternate, Singapura, serta sejumlah tujuan lainnya.

Sementara itu, penutupan Bandara Radin Inten II turut memengaruhi operasional penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Lampung.

Selain refund dan reschedule, Garuda Indonesia juga menyiapkan dukungan layanan lain dengan mempertimbangkan kondisi serta durasi penundaan masing-masing penerbangan.

Maskapai mengimbau penumpang yang memiliki tiket penerbangan pada Minggu, terutama dari dan menuju Jakarta serta Lampung, untuk memeriksa status penerbangan secara berkala sebelum berangkat ke bandara.

Operasional penerbangan akan dipulihkan secara bertahap setelah masing-masing bandara dinyatakan dapat kembali beroperasi oleh otoritas terkait dan seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi.

“Proses pemulihan operasional juga akan mempertimbangkan kesiapan pesawat dan awak, posisi armada, serta penataan kembali rotasi penerbangan,” kata manajemen Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia juga terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah mitigasi operasional, termasuk kemungkinan penyesuaian maupun pengalihan rute penerbangan.

Koordinasi dengan para pemangku kepentingan terus dilakukan agar informasi terbaru serta opsi penanganan perjalanan dapat disampaikan kepada penumpang secara cepat.

Garuda Indonesia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak gangguan operasional tersebut. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN