Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pedagang Gorengan di Balige Kecewa Minyakita Langka dan Mahal

Mistar.idRabu, 15 April 2026 10.07
EH
NS
pedagang_gorengan_di_balige_kecewa_minyakita_langka_dan_mahal

Salah satu warung pedagang gorengan di Balige, Toba. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Sudah dua pekan stok MinyaKita langka di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba. Selain langka, harga saat ini dibanderol di atas harga eceran tertinggi (HET).

Salah seorang pedagang gorengan dan mi, K Hutabarat, mengatakan pembatasan pembelian MinyaKita diberlakukan dengan alasan agar bisa tersalur secara merata.

"Pembelian maksimal dua liter dengan harga per liter Rp20.000. Padahal sebelumnya jika membeli langsung dua liter harga grosir Rp36.000 hingga Rp37.000 saja," katanya, Rabu (15/4/2026).

Hutabarat menyebutkan, jika membeli MinyaKita di atas dua liter, maka harga yang dibanderol lebih mahal lagi.

“Bisa saja beli MinyaKita lebih dari dua liter, tapi harganya Rp21.000 per liter. Harga segitu sudah terlalu mahal bagi kami pedagang gorengan karena keuntungan kami jualan gorengan tak banyak,” ujarnya.

Pedagang lainnya, S Tanjung, menyebutkan beberapa grosir membatasi pembelian dua liter per hari. Pembatasan ini tentunya tidak mencukupi kebutuhan pedagang.

"Kami pedagang makanan paling sedikit butuh lima liter minyak goreng dalam satu hari. Jika dibatasi hanya dua liter, kami jualannya hanya setengah hari," ucapnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN