Tuesday, July 14, 2026
home_banner_first
EKONOMI

MBG Beroperasi Lagi, Pedagang di Toba Mengeluh Harga Naik Drastis

Mistar.idSelasa, 14 Juli 2026 pukul 11.15 WIB
mbg_beroperasi_lagi_pedagang_di_toba_mengeluh_harga_naik_drastis

Pedagang bahan pokok di Toba. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

‎Toba, MISTAR.ID – Pedagang di Kabupaten Toba mengeluh naiknya harga kebutuhan pokok, Selasa (14/7/2026).

Kenaikan ini dikatakan para pedagang karena kembali beroperasinya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seorang pedagang di pasar Kecamatan Porsea, Nobel Simatupang, mengatakan hampir semua bahan pokok, mulai dari cabai hingga ayam mengalami kenaikan.

Menurut Nobel, kenaikan harga kebutuhan pokok memengaruhi omzet. Selain itu, mempengaruhi suplai barang dari pengepul.

“Baru dua hari anak-anak masuk sekolah dan MBG sudah beroperasi lagi, harga kebutuhan pokok sudah naik drastis. Misalnya cabai, biasanya dijual Rp30.000 hari ini sudah Rp40.000,” kata Nobel kepada Mistar.

Dijelaskannya, pedagang kekurangan suplai barang karena pengelola MBG langsung membeli ke pengepul.

“Artinya, stok untuk kami pedagang kecil tidak mencukupi. Karena stok terbatas, harga ikut naik. Pengepul juga akan menaikkan harga ke pedagang seperti kami. Kalau mau membeli dalam jumlah banyak seperti pengelola MBG, kami harus memiliki modal banyak,” tuturnya.

Omzet juga sangat memengaruhi karena konsumen akan mengurangi jumlah belanjaannya di saat harga bahan pokok tinggi.

‎‎"Kami sangat berharap perputaran ekonomi di pasar tradisional bisa terjaga dan stabil. Pengelola MBG seharusnya membeli bahan pokok dari pedagang seperti kami saja. Jangan semuanya ke pengepul," tuturnya.

‎Pedagang lain, K Aruan, mengatakan jika kondisi ini terus berlanjut yang diuntungkan hanya pengepul karena bisa menyuplai barang skala besar kepada pengelola MBG.

“Sedangkan kami pedagang kecil akan tertindas. Perekonomian masyarakat pun menjadi semakin sulit," ucapnya.

‎Di kesempatan lain, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Toba, Dora Sibarani, membantah kenaikan bahan pokok terjadi karena beroperasinya MBG.

‎"Hingga saat ini belum ada laporan kenaikan harga komoditas di pasar tradisional Kabupaten Toba karena penyaluran MBG. Lagi pula, MBG baru berjalan dua hari setelah liburan. Biasanya yang paling cepat naik itu telur ayam ras," ucap Dora. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN