Jelang Idul Fitri 2026, Stok MinyaKita di Bulog Pematangsiantar Melimpah, Gula Pasir Justru Kosong

MinyaKita. (foto:abdi/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Kabar baik sekaligus peringatan bagi warga Pematangsiantar menjelang Idul Fitri 2026. Perum Bulog Kantor Cabang Pematangsiantar memastikan pasokan minyak goreng subsidi, MinyaKita, dalam kondisi aman dan melimpah. Namun, di sisi lain, stok gula pasir justru terpantau kosong di gudang mereka.
Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Pematangsiantar, Aryo Wibisono, mengatakan bahwa saat ini cadangan MinyaKita mencapai angka yang cukup fantastis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Untuk stok MinyaKita saat ini mencapai 219.900 liter. Sedangkan untuk gula pasir, statusnya masih kosong," ujar Aryo kepada Mistar.id pada Jumat (6/3/2026).
Kekosongan stok gula pasir ini bukan tanpa alasan. Aryo menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan langkah proaktif dengan memesan pasokan dari produsen. Hanya saja, proses pengiriman masih menjadi kendala waktu.
"Kami sudah melakukan pemesanan, tetapi hingga saat ini pengirimannya belum masuk ke gudang kami," ucapnya.
Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai permainan harga. Bulog berkomitmen menjaga harga jual tetap berada di bawah kendali pemerintah untuk mencegah inflasi di daerah.
"Harga MinyaKita Rp15.700 per liter sesuai HET pemerintah. Serta target distribusi seperti pasar-pasar tradisional dan mitra Bulog di wilayah Pematangsiantar," kata Aryo.
Strategi Bulog saat ini adalah melakukan distribusi secara masif guna mencegah kelangkaan komoditas pangan menjelang hari besar keagamaan. Dengan menyebar stok ke pasar-pasar, diharapkan tidak ada lonjakan harga yang memberatkan warga.
"Stok tetap kita masifkan dan sebarkan ke pasar. Kami berharap masyarakat bisa dengan tenang melaksanakan ibadah tanpa perlu merasa cemas akan ketersediaan maupun harga pangan," tuturnya. (hm27)














