IHSG Jadi Jawara Asia, Menguat 0,95 Persen di Penutupan Akhir Pekan

IHSG. (Foto: Radar Tuban)
Jakarta, MISTAR.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa terbaik di kawasan Asia pada perdagangan Jumat (23/10/2026). Di tengah pelemahan sejumlah indeks saham utama regional, IHSG justru mampu menguat hingga ditutup di level 5.439,26.
IHSG mengakhiri perdagangan dengan kenaikan 0,95% dibandingkan posisi penutupan sehari sebelumnya. Sejak pembukaan, indeks bergerak di zona hijau dan tidak sekalipun berbalik melemah sepanjang perdagangan.
Penguatan IHSG bahkan sempat melampaui 1%, sebelum akhirnya ditutup sedikit di bawah level tersebut.
Kinerja positif ini terlihat menonjol dibandingkan sejumlah bursa utama Asia yang justru berakhir di zona merah. Nikkei 225 Jepang terkoreksi 0,83%, Sensex India turun 0,39%, sedangkan PSEi Filipina melemah 0,88%.
Sejumlah indeks lainnya memang masih mampu mencatatkan kenaikan. Shanghai Composite China menguat 0,89%, Hang Seng Hong Kong naik 0,63%, dan KLCI Malaysia bertambah 0,21%. Namun, penguatan ketiganya masih berada di bawah capaian IHSG.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG telah berhasil melewati level resisten 5.400. Jika mampu mempertahankan posisi di atas level tersebut, indeks berpeluang melanjutkan tren penguatan pada perdagangan pekan depan.
Phintraco Sekuritas menyebut level 5.300 sebagai area support terdekat yang perlu dijaga untuk mempertahankan momentum positif sekaligus mengantisipasi tekanan jual.
“Level 5,300 menjadi support terdekat untuk menjaga momentum positif dan mengantisipasi potensi tekanan jual. Jika menembus level tersebut, maka berisiko menguji level support berikutnya di 5.180-5.200,” kata riset tersebut. (Phintraco)
PREVIOUS ARTICLE
BI Ungkap Penyebab Dolar Makin Perkasa Atas Rupiah














































