Harga Gula Pasir di Medan Merangkak Naik, Pengamat: Pasokan Capai Titik Terendah

Pedagang menjajakan bahan makanan pokok di Pasar Kampung Lalang. (Foto: Amita/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Harga komoditas gula pasir di sejumlah pasar tradisional Kota Medan mencatatkan kenaikan dalam sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), kenaikan harga berkisar antara Rp250 hingga Rp750 per kilogram (kg).
Pengamat Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Gunawan Benjamin, merincikan di Pasar Brayan, harga gula yang sebelumnya Rp17.923 kini telah menyentuh Rp18.000 per kg.
"Kenaikan ini tidak terlepas dari pengaruh pelemahan mata uang Rupiah serta adanya gangguan pasokan di tanah air. Saat ini, stok gula pasir kemungkinan sedang berada di titik terendahnya," kata Gunawan, Minggu (18/1/2026).
Meskipun harga sedang merangkak naik, Gunawan mengimbau konsumen untuk tidak terlalu khawatir. Hal ini dikarenakan dua pabrik gula besar di Sumatera Utara, yakni Sei Semayang dan Kwala Madu diproyeksikan akan segera memulai proses produksi pada akhir Januari ini.
"Potensi harga kembali normal sangat terbuka dalam waktu dekat. Saya berkeyakinan meski naik dalam sepekan terakhir, tren kenaikannya sudah terhenti. Bahkan, ada potensi penambahan pasokan signifikan yang akan menekan harga dalam empat bulan ke depan," ujarnya.
Selain gula, Gunawan memberikan catatan khusus untuk komoditas cabai. Menjelang bulan Ramadan, produksi cabai di sentra produksi Batubara diprediksi akan menyusut. Sumatera Utara diperkirakan kehilangan produksi maksimal 80 ton per hari pada Februari mendatang, yang berisiko memicu lonjakan harga.
Di sisi lain, beberapa komoditas strategis lainnya diprediksi akan lebih stabil, seperti beras yang harganya diperkirakan stabil karena memasuki musim panen raya di bulan Januari, sehingga stok akan mumpuni hingga Idulfitri.
Minyak goreng tetap stabil meskipun harga CPO dunia mengalami kenaikan belakangan ini. Daging ayam dan sapi, pasokan dinilai mampu menyesuaikan permintaan masyarakat selama tidak ada gangguan cuaca serius atau kenaikan bahan baku pakan.
"Secara keseluruhan, jika tidak ada gangguan pada bahan baku produksi atau cuaca ekstrem, pasokan kebutuhan pangan masyarakat akan relatif terkendali setidaknya hingga Maret atau Idulfitri nanti," ucapnya.
PREVIOUS ARTICLE
Harga Ikan Laut di Medan Utara MahalBERITA TERPOPULER























