Harga Cabai Merah Keriting di Toba Anjlok, Cabai Rawit Naik

Salah satu pedagang cabai di pasar tradisional Porsea. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID
Harga cabai merah keriting di pasar tradisional Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, anjlok di tengah suasana Natal 2025. Sementara itu, harga cabai rawit hijau justru merangkak naik akibat meningkatnya permintaan konsumen.
Salah seorang pedagang di Pasar Porsea, Rikson Aruan, mengatakan permintaan cabai merah keriting menurun sehingga harganya turun dari Rp60.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Sebaliknya, harga cabai rawit hijau naik dari Rp80.000 menjadi Rp88.000 per kilogram.
“Naiknya harga cabai rawit hijau akibat meningkatnya permintaan konsumen, sementara stok terbatas karena banyak petani cabai mengalami gagal panen akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam sebulan terakhir,” ujar Rikson, Jumat (26/12/2025).
Ia menyebutkan, setiap akhir tahun di Kabupaten Toba, khususnya di Kecamatan Porsea, masyarakat jarang membeli cabai merah keriting. Kalaupun ada, jumlahnya tidak sebanyak hari-hari sebelumnya dan hanya dibeli sekadar pelengkap masakan agar tampilan makanan lebih berwarna.
“Masyarakat lebih dominan menggunakan cabai rawit hijau dengan andaliman untuk sambal, agar daging dan ikan panggang terasa lebih pedas dan nikmat di lidah. Jika menggunakan cabai merah keriting untuk sambal, rasanya dianggap tidak sempurna,” katanya.
Rikson menambahkan, harga cabai rawit hijau diperkirakan akan terus mengalami kenaikan seiring meningkatnya permintaan menjelang kepulangan para perantau ke Kabupaten Toba.
“Tentu anak rantau merindukan masakan khas Batak Toba dengan resep sambal yang menggunakan cabai rawit hijau, yang pengolahannya hanya diketahui masyarakat Toba. Otomatis permintaan cabai rawit hijau meningkat dan harga pun ikut naik,” tuturnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Harga Emas Antam Naik Rp13.000 Hari IniBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















