Monday, July 20, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Bupati Deli Serdang Normalisasi Irigasi dan Dukung Alsintan Petani

Mistar.idSabtu, 31 Januari 2026 pukul 20.07 WIB
bupati_deli_serdang_normalisasi_irigasi_dan_dukung_alsintan_petani

Petani panen bawang di Dusun PW Asri A, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin.(Foto: sembiring/ mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui normalisasi saluran irigasi serta dukungan sarana produksi bagi petani.

Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan meninjau langsung saluran irigasi di lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Jaya Tani di Dusun Madiun, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Sabtu (31/1/2026).

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menegaskan bahwa normalisasi irigasi memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pertanian, khususnya menjelang musim tanam.

“Normalisasi irigasi ini penting untuk menjamin keberlanjutan produksi pertanian, terutama menjelang musim tanam,” ujar Bupati di sela-sela peninjauan.

Usai meninjau saluran irigasi, Bupati bersama para petani melaksanakan panen bawang di Dusun PW Asri A, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin. Dalam dialog dengan petani, Bupati mendengarkan aspirasi terkait kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti rotari dan mesin tanam, guna menunjang produktivitas lahan.

Bupati memastikan kebutuhan tersebut akan segera dipenuhi dan disalurkan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) setempat.

“Saya pastikan pada musim tanam bulan tiga (Maret), alat tersebut sudah tersedia. Silakan dipinjam melalui kepala UPT,” kata Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa peminjaman alsintan tidak dikenakan biaya sewa maupun biaya pemeliharaan.

“Bagi petani yang ingin meminjam alsintan, silakan datang ke UPT. Tidak ada biaya sewa, hanya pengisian bahan bakar sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, petani memaparkan hasil produksi bawang yang dinilai cukup menjanjikan. Dari lahan seluas empat rante, petani mampu menghasilkan sekitar satu ton bawang dengan estimasi keuntungan mencapai Rp5 juta. Selain itu, bawang hasil panen memiliki daya simpan hingga satu bulan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati mendorong agar hasil panen bawang dapat dipasarkan di wilayah Deli Serdang serta membuka peluang kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bhinneka Perkasa Jaya sebagai offtaker.

“Kita ingin hasil panen petani terserap dengan baik di daerah sendiri. BUMD kita siap menampung bawang hasil panen, tidak hanya satu ton, ratusan kilogram pun akan diambil,” ujarnya.

Ajakan tersebut disambut positif oleh para petani yang sepakat menjalin kerja sama, dengan harapan pemasaran hasil panen menjadi lebih terjamin dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Manager Sumatera Utara 1 PT Pupuk Indonesia, Rizki Putra Phonna, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki mobil uji tanah yang dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kualitas tanah pertanian.

“Sebelum bulan tiga, mobil uji tanah sudah bisa kami usulkan untuk digunakan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan pupuk organik guna menjaga kesuburan tanah.

“Kami memiliki alokasi pupuk organik yang cukup. Idealnya, tiga hingga empat musim tanam menggunakan pupuk organik, mengingat tanah sudah sering terpapar pupuk kimia,” pesannya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN