Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Bawang dan Cabai di Medan Anjlok, Penurunan hingga Rp10.000 per Kilogram

Mistar.idJumat, 30 Januari 2026 14.21
AN
AA
harga_bawang_dan_cabai_di_medan_anjlok_penurunan_hingga_rp10000_per_kilogram

Penjual bahan pokok di Pasar Kampung Lalang. (Foto: Amita/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Harga sejumlah komoditas bumbu dapur di pasar tradisional Kota Medan terus bergerak turun pada perdagangan Jumat (30/1/2026). Tren deflasi yang dipicu membaiknya pasokan pascabencana mulai dirasakan masyarakat, terutama pada komoditas bawang merah dan cabai rawit yang mengalami penurunan cukup signifikan hingga Rp10.000 per kilogram.

Pantauan di Pasar Petisah menunjukkan penurunan tajam pada komoditas bawang. Salah seorang pedagang, Eva, mengatakan harga bawang merah kini dibanderol Rp35.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp40.000 per kilogram.

“Bawang putih juga ikut turun menjadi Rp34.000 dari sebelumnya Rp39.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah masih terpantau stabil di angka Rp28.000, sedangkan cabai rawit justru naik tipis menjadi Rp58.000 dari sebelumnya Rp57.500 per kilogram,” kata Eva.

Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Kampung Lalang, bahkan dengan penurunan harga yang lebih tajam pada komoditas cabai rawit. Seorang pedagang, Anju, menyebutkan harga cabai rawit anjlok dari Rp64.000 menjadi Rp54.000 per kilogram.

“Cabai rawit turun Rp10.000 hari ini. Cabai merah juga melandai di angka Rp27.500 dari sebelumnya Rp28.500 per kilogram. Untuk bawang merah kami jual Rp35.000, sama seperti di Petisah, turun dari harga Rp40.000. Namun bawang putih justru naik Rp1.000 menjadi Rp36.000 dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram,” ucap Anju.

Secara umum, penurunan harga ini menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat Medan di penghujung Januari. Para pedagang menilai kelancaran distribusi dari daerah sentra produksi di sekitar Sumatera Utara menjadi faktor utama yang menekan harga kembali ke level normal.

Jika pasokan tetap stabil tanpa gangguan cuaca, harga komoditas bumbu dapur ini diprediksi akan terus melandai hingga memasuki Februari mendatang. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN