Panduan Mendapatkan Air Zamzam di Masjid Nabawi Beserta Aturannya

Ilustrasi. (foto: Saudi Press Agency/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Air zamzam tetap dapat dinikmati oleh para jemaah di Masjid Nabawi meskipun sumber utamanya berada di Makkah. Pemerintah Arab Saudi menyalurkan air tersebut melalui sistem distribusi khusus, sehingga mudah diakses di berbagai area masjid.
Ketersediaan air zamzam menjadi bagian dari layanan bagi jemaah yang beribadah di Madinah. Air ini didatangkan langsung dari Makkah dan dijaga kualitasnya melalui proses distribusi yang ketat.
Dalam riwayat hadis yang disampaikan Ibnu Abbas, Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa air zamzam memiliki keutamaan, sebagai sumber yang mengenyangkan sekaligus memiliki manfaat bagi kesehatan.
Baca Juga: 20 Ton Air Zamzam Palsu Dijual di Turki
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan jemaah untuk mendapatkan air zamzam di Masjid Nabawi:
1. Mengambil di titik distribusi dalam masjid
Air zamzam tersedia dalam wadah besar yang ditempatkan di berbagai sudut masjid, terutama di sekitar tiang dan area salat. Selain itu, air juga dapat ditemukan di pelataran luar, termasuk dekat pintu-pintu utama sehingga mudah dijangkau.
2. Memanfaatkan gelas yang disediakan
Setiap tempat air dilengkapi dengan gelas sekali pakai yang dapat digunakan secara gratis. Jemaah cukup mengambil secukupnya tanpa harus membawa wadah sendiri.
3. Memilih suhu air sesuai kebutuhan
Air zamzam tersedia dalam kondisi dingin maupun suhu normal. Sebagian telah melalui proses pendinginan, sementara lainnya disajikan tanpa didinginkan.
Baca Juga: Ustadaz Muslim Istiqomah Sinulingga: Air Zamzam Salah Satu Keajaiban Bukti Kekuasaan Allah
4. Datang di waktu yang tidak terlalu ramai
Meskipun tersedia sepanjang hari, jemaah disarankan mengambil air pada waktu yang lebih lengang. Beberapa waktu pengisian ulang biasanya berlangsung pada dini hari, pagi, sore, dan malam.
5. Memastikan dari distribusi resmi
Air zamzam di Masjid Nabawi didatangkan langsung dari Makkah menggunakan tangki khusus setiap hari. Prosesnya melibatkan sterilisasi serta pengawasan ketat untuk memastikan kualitas dan keasliannya tetap terjaga.
Selain mengetahui cara mendapatkannya, jemaah juga diimbau menjaga adab saat mengambil dan meminum air zamzam. Di antaranya tidak berdesakan, mengambil secukupnya, serta memberi kesempatan kepada jemaah lain, terutama lansia. Saat meminumnya, dianjurkan membaca doa dan melakukannya dengan tenang sebagai bentuk penghormatan.














