Friday, June 5, 2026
home_banner_first
EDUKASI

Gelar Parenting dan Konsultasi SNBP di Sekolah, Orang Tua Diminta Tidak Memaksakan Pilihan Kampus

Mistar.idSelasa, 13 Januari 2026 17.05
journalist-avatar-top
SH
gelar_parenting_dan_konsultasi_snbp_di_sekolah_orang_tua_diminta_tidak_memaksakan_pilihan_kampus

Orang tua siswa eligible SMAN 2 Medan hadiri kegiatan parenting. (foto: dok Humas SMAN 2 Medan/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Dalam meningkatkan peluang kelulusan siswa pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), SMA Negeri 2 Medan menggelar kegiatan parenting serta konsultasi pemilihan perguruan tinggi dan jurusan bagi siswa dan orang tua.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 2 Medan, Nurhalijah, mengatakan kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi antara sekolah, siswa, dan orang tua agar proses pemilihan kampus dilakukan secara realistis dan terukur.

“Kami mengundang orang tua supaya tidak memaksakan kehendak. Pilihan harus disesuaikan dengan kemampuan akademik anak agar peluang lulus lebih besar,” ujarnya kepada Mistar, Selasa (13/1/2026).

Hal ini disebut untuk mengantisipasi orang tua yang melarang anak memilih kampus di luar kota dan memaksa di Kota Medan, karena beberapa pertimbangan seperti masalah biaya, kesehatan dan jarak yang jauh.

Sekolah, kata Nurhalijah, menyediakan dua hari khusus konsultasi, yakni Rabu dan Kamis, dengan memanggil siswa per kelas. Konsultasi dilakukan untuk menghindari penumpukan pilihan jurusan maupun perguruan tinggi yang sama diinternal sekolah.

“Supaya jangan ada terjadi kompetisi di dalam satu sekolah. Karena ini bukan hanya saingan satu sekolah, tapi seluruh Indonesia,” tuturnya.

Dalam konsultasi tersebut, sekolah juga mempertimbangkan mata pelajaran pendukung sesuai jurusan yang dipilih. Misalnya, siswa yang ingin masuk kedokteran diminta melihat rata-rata nilai biologi dan kimia dari semester awal hingga akhir.

Selain itu, siswa yang memiliki sertifikat prestasi diarahkan untuk menyerahkan ke bagian kurikulum agar dapat didaftarkan ke Pusat Prestasi Nasional, sehingga menjadi nilai tambah dalam SNBP.

Nurhalijah juga mengingatkan orang tua agar tidak membatasi anak hanya memilih perguruan tinggi di daerah tertentu. “Kami sampaikan jangan diikat anaknya. Biarkan anak memilih, supaya ke depan alumni kita bisa tersebar dan berkelanjutan,” katanya.

Menurutnya, Sekolah menekankan meskipun SNBP penting, siswa tetap diminta tidak bergantung pada satu jalur saja dan terus mempersiapkan diri menghadapi seleksi berikutnya. “Kami juga selalu ingatkan, jangan hanya berharap ke SNBP. Tetap fokus dan siapkan diri untuk jalur lainnya,” ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN