27.8 C
New York
Thursday, July 25, 2024

Pohon Mahoni Tumbang di Jalan Parapat Simarimbun

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Pohon mahoni di Jalan Parapat, tepatnya di Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun Kota Pematangsiantar, tumbang pada, Selasa (17/4/24) malam sekitar pukul 21:30 WIB. Pohon tersebut roboh akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Siantar.

Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan lintas Parapat-Siantar sempat terganggu. Jalan kembali lancar setelah personel kepolisian dari Pos Pelayanan I Simpang Sidamanik, dibantu masyarakat membersihkan batang pohon.

Amatan mistar.id di lokasi, Rabu (17/4/24) siang, tampak pohon tumbang langsung dari akar pohon. Terlihat tanah tidak kuat menahan pohon karena angin kencang.

Melihat hal tersebut, warga meminta pemerintah memeriksa seluruh pohon yang ada di pinggir jalan protokol agar kejadian pohon tumbang tidak terjadi.

Baca juga: Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas, Polres Labusel Bergerak Cepat

“Kita lihat pohonnya tumbang karena tanahnya tidak kuat. Mungkin karena terlalu rindang jadi gampang tergoyang angin, jadi kalau bisa semuanya diranting,” ucap salah seorang warga setempat, Juni Siallagan.

Dia juga mengatakan, terkhusus di Jalan Parapat Simpang Dua sampai Simarimbun, Pemerintah harus melakukan perantingan karena pohon-pohon mahoni yang sudah terlalu rindang tepat berada di atas badan jalan.

“Memang baik untuk kita, segar juga, tapi resiko tumbangnya terlalu tinggi. Jadi, memang perlu perantingan dari simpang dua sampai simarimbun,” lanjutnya.

Seorang supir yang saat itu juga berada di lokasi, setuju dengan permintaan perantingan, dikataka nya, buah mahoni yang ukurannya cukup besar, sering terjatuh dan mengenai kendaraan dibawah nya. Ini juga merugikan pengguna jalan.

Baca juga: Pohon Tumbang di Kawasan Girsang Sipangan Bolon, KPH: Segera Lakukan Peremajaan

“Kita anggap tidak tumbang, buah nya jatuh saja kadang membahayakan kita” Ucap Ramot sembari meminta dilakukan peremajaan atau perantingan.

Permintaan tersebut juga diwarning warga, agar instansu terkait tidak mencuri kesempatan dalam kesempitan, saat melakukan perantingan.

“Kalau mau diranting yah diranting, jangan di ambil akar sampai batangnya, susah kita nanti,” ucap warga tersenyum. (Roland/hm20)

Related Articles

Latest Articles