29.9 C
New York
Sunday, July 14, 2024

Pertengahan April 2024, Jasa Raharja Siantar Bayar Santunan Kecelakaan Rp 9,6 Miliar

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kantor Perwakilan PT Jasa Raharja Perwakilan Kota Pematangsiantar telah membayar klaim santunan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sebesar Rp 9,6 miliar lebih hingga pertengahan April 2024.

Wilayah kerja PT Jasa Raharja itu meliputi 5 kabupaten dan 1 kota, yakni Kabupaten Simalungun, Toba, Samosir, Tapanuli Utara (Taput), Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Kota Pematangsiantar.

“Januari sampai 18 April 2024, pembayaran sebesar Rp 9.650.707.703,” kata Kepala Jasa Raharja Perwakilan Kota Pematangsiantar, Rudi Ardiansyah, pada Jumat (19/4/24).

Baca juga:Puluhan Kecelakaan Selama Lebaran di Siantar, TKP Jalan Medan Mendominasi

Dia menyebut, angka pembayaran klaim santunan didominasi kasus meninggal dunia (MD). Rudi sebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi serta mengampanyekan tentang keselamatan berlalu lintas.

“Dengan rincian (korban) MD sebesar Rp 5.408.000.000 dan luka-luka Rp 4.242.707.703,” katanya.

Selain mengampanyekan, Rudi bilang, pihaknya senantiasa mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berlalu lintas, terkhusus kepada pengendara sepeda motor agar senantiasa selalu menggunakan helm.

ā€œDiharapkan kepatuhan dari masyarakat (pengendara) itu sendiri,” ujarnya.

Baca juga:Dishub Sumut Klaim Angka Kecelakaan Menurun Selama Mudik 2024

Syarat utama bagi para korban kecelakaan mendapatkan santunan Jasa Raharja, sambung Rudi, harus menyertakan laporan kepolisian. Ketika laporan tersebut terbit, secara otomatis data korban kecelakaan langsung masuk ke sistem Jasa Raharja.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pematangsiantar mencatat puluhan kejadian laka lantas selama arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2024.

Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dishub, Agresa Affandi mengatakan, peristiwa kecelakaan didominasi oleh kendaraan sepeda motor. Salah satu faktor penyebabnya, dipicu pengendara yang kurang berkonsentrasi dalam berkendara.

“Kami mencatat ada 20 kejadian laka lantas selama periode tanggal 3 sampai 17 April 2024,” ucapnya.

Baca juga:Kakorlantas: Angka Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2024 Menurun

Agresa sebut, angka kecelakaan tak lepas dari arus lalin yang meningkat secara signifikan. Sebagaimana disebutkan, volume kendaraan yang melintasi Kota Pematangsiantar mencapai 500-800 unit per jamnya selama Lebaran.

Jumlah angka laka lantas, kata Agresa, sesuai dengan data yang dihimpun oleh Polres Pematangsiantar, Jasa Raharja dan Dishub selama arus mudik dan balik Lebaran. (jonatan/hm16)

Related Articles

Latest Articles