Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
WISATA

Pesona Paepira Lakeside di Karo: Naik Perahu Warna-Warni Nikmati Danau Toba dari Sisi Paling Tenang

Mistar.idSabtu, 21 Februari 2026 13.15
journalist-avatar-top
IH
pesona_paepira_lakeside_di_karo_naik_perahu_warnawarni_nikmati_danau_toba_dari_sisi_paling_tenang

Deretan perahu kayu milik warga di lokasi wisata Paepira Lakeside, Kabupaten Karo. (foto:indra/mistar)

news_banner

Karo, MISTAR.ID

Deretan perahu kayu berwarna cerah itu tampak kontras di atas air yang tenang. Di bawah langit dataran tinggi Karo, suasana di Paepira Lakeside menghadirkan pemandangan yang sederhana, namun memikat. Dari sinilah wisatawan memulai cara berbeda menikmati Danau Toba lebih dekat, lebih sunyi, dan lebih hangat.

Berlokasi di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, destinasi ini dapat ditempuh sekitar dua setengah jam perjalanan darat dari Pematangsiantar. Perjalanan menuju lokasi menyuguhkan panorama perbukitan dan bentang alam khas kawasan Danau Toba yang memanjakan mata.

Sesampainya di lokasi, wisatawan tidak dikenakan tiket masuk per orang. Pengunjung hanya membayar biaya kendaraan Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil. Skema sederhana ini membuat Paepira Lakeside tetap ramah bagi wisata keluarga maupun rombongan.

Puluhan perahu kayu milik warga berjejer di tepian danau dengan warna-warna mencolok, mulai merah muda, biru, hijau, dan kuning yang mempercantik panorama. Untuk menyusuri perairan Danau Toba, wisatawan cukup membayar Rp15 ribu hingga Rp25 ribu per orang. Dari tengah danau, hamparan air yang luas berpadu dengan perbukitan hijau menciptakan lanskap yang menenangkan.

Sejumlah pemuda turut mengambil peran sebagai fotografer. Niki Turnip salah satunya. Pria berambut gondrong ini menjual jasa dengan tarif Rp5.000 per foto. Hal ini sangat membantu pengunjung untuk mengabadikan momen terbaiknya di tengah danau, setelah sebelumnya menempuh perjalanan singkat menggunakan perahu.

"Paling banyak pengunjung kalau sedang libur atau akhir pekan. Ada juga beberapa wisatawan yang sengaja datang untuk mengambil foto prewedding," ujar Niki.

Keterangan gambar: Salah satu warga mengendarai perahu di Paepira Lakeside, wisata Danau Toba di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. (foto:indra/mistar)

Salah seorang pengunjung, Rina, warga Pematangsiantar, mengaku mengetahui Paepira Lakeside dari media sosial. "Awalnya lihat di Instagram dan TikTok. Banyak yang mengunggah perahunya warna-warni dan pemandangannya bagus. Ternyata memang seindah itu, bahkan lebih," ujarnya.

Menurutnya, lokasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang tanpa keramaian berlebih dan biaya yang terjangkau. "Tempatnya masih alami, warganya juga ramah," kata Rina yang datang ke Paepira Lakeside bersama rombongan teman kerjanya saat libur Imlek 2026.

Keramahan warga menjadi nilai lebih yang membuat Paepira Lakeside terasa istimewa. Mereka membantu wisatawan naik turun perahu, menunjukkan sudut terbaik untuk berfoto, hingga berbagi cerita tentang kehidupan di tepi danau. Sapaan hangat dan sikap terbuka membuat suasana terasa akrab.

Bagi yang ingin bermalam, tersedia penginapan darat dengan tarif sekitar Rp300 ribu per malam. Sementara penginapan apung (floating house) dibanderol Rp500 ribu hingga Rp800 ribu per malam, menawarkan pengalaman tidur langsung di atas permukaan danau dengan suasana sejuk dan tenang.

Paepira Lakeside mungkin tidak menghadirkan kemewahan. Namun, di balik kesederhanaannya, tersimpan pesona alam dan kehangatan warga yang menjadikan setiap kunjungan lebih dari sekadar perjalanan wisata. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN