Jepang Dinobatkan sebagai Negara Paling Menarik di Dunia untuk Keempat Kalinya

Pemandangan Gunung Fuji tempat foto populer bagi wisatawan di Prefektur Yamanashi, Jepang . (Foto: Pexels) .
Jepang, MISTAR.ID - Jepang kembali dinobatkan sebagai negara paling menarik di dunia dalam penghargaan Readers’ Choice Awards 2026 versi majalah perjalanan Condé Nast Traveler edisi Amerika Serikat. Pencapaian ini menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut bagi Negeri Sakura tersebut.
Pengumuman penghargaan dilakukan pada 6 Oktober 2026. Sementara itu, dalam edisi Inggris, Jepang menempati posisi kedua pada kategori negara terbaik di dunia.
Organisasi Pariwisata Nasional Jepang (JNTO) menyambut positif hasil tersebut. Menurut lembaga itu, pengakuan berkelanjutan dari wisatawan mencerminkan daya tarik alam, budaya, kuliner, keramahan masyarakat, serta standar keamanan di Jepang.
JNTO juga menilai penghargaan tersebut berpotensi meningkatkan minat perjalanan, khususnya dari Amerika Serikat. Jepang tahun ini turut menjalankan kampanye untuk memperkuat pertukaran pariwisata antara kedua negara.
Kunjungan wisatawan turun 2,7 persen
Meski popularitasnya tetap tinggi, jumlah kunjungan wisatawan internasional ke Jepang mengalami penurunan. Berdasarkan data JNTO, Jepang menerima sekitar 27,63 juta pengunjung asing selama Januari–Agustus 2026, turun 2,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada Agustus saja, jumlah pengunjung tercatat lebih dari 3 juta orang, atau turun 9,6 persen secara tahunan.
Korea Selatan menjadi pasar wisatawan terbesar dengan sekitar 7,42 juta kunjungan selama delapan bulan pertama tahun ini. Posisi berikutnya ditempati Taiwan dengan 5,40 juta kunjungan dan Tiongkok daratan dengan sekitar 2,90 juta kunjungan.
Amerika Serikat menyumbang sekitar 2,31 juta pengunjung, disusul Hong Kong dengan 1,82 juta kunjungan. Sementara itu, Thailand, Australia, Filipina, Vietnam, dan Kanada juga masuk dalam daftar 10 pasar sumber wisatawan utama Jepang.
Penurunan kunjungan dari Tiongkok
Salah satu perubahan paling mencolok terjadi pada pasar Tiongkok. Menurut data yang dilaporkan, jumlah wisatawan Tiongkok pada Agustus mencapai sekitar 418.000 orang, turun 59 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sebaliknya, Korea Selatan tetap menjadi pasar utama. Pada Agustus, Jepang menerima sekitar 850.500 pengunjung dari negara tersebut, sementara Taiwan menyumbang 666.000 pengunjung dan Hong Kong sekitar 247.300 pengunjung.
JNTO menyebut permintaan perjalanan ke Jepang masih kuat dari berbagai pasar di Asia Timur, Eropa, Amerika Utara, dan Australia selama musim liburan musim panas. Namun, penurunan perjalanan musiman dari sejumlah negara Asia Tenggara serta pengurangan dan pembatalan penerbangan akibat topan turut memengaruhi jumlah kunjungan.
Ke depan, JNTO berencana terus mempromosikan kekayaan alam, budaya, dan kuliner daerah di Jepang. Upaya ini juga diarahkan untuk mendorong wisatawan menjelajahi destinasi di luar pusat wisata populer sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan.
PREVIOUS ARTICLE
Tiga Pantai Indonesia Masuk Daftar Terbaik Asia 2026




















































