Budaya Melayu Batu Bara Berpotensi Jadi Magnet Wisata

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa. (Foto: Dok. Panitia Gebyar Batu Bara Bertanjak/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID – Kekayaan budaya Melayu di Kabupaten Batu Bara dinilai berpotensi menjadi magnet wisata yang dapat memperkuat identitas destinasi sekaligus membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
“Kekayaan seni budaya Melayu Batu Bara mulai dari seni pertunjukan, budaya, kuliner tradisional, kerajinan hingga berbagai tradisi masyarakat merupakan potensi yang dapat memperkuat identitas destinasi wisata,” kata Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, melalui rekaman video pada acara Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII, Senin (12/10/2026).
Melalui event ini, kata Ni Luh, warga Batu Bara tidak hanya bisa mengembangkan budaya. Tetapi bisa juga membuka ruang UMKM, pelaku seni, unitas, generasi muda, dan masyarakat untuk tumbuh bersama melalui sektor pariwisata.
Ni Luh kemudian mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara untuk menjaga sapta pesona, memperkuat kolaborasi, menjaga kebersihan dan kenyamanan destinasi, serta memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan yang datang.
"Batu Bara Bertanjak, budaya bergerak pariwisata berkembang. Sukses Batu Bara Bertanjak Jilid VII," tutupnya.
Ketua Panitia Gebyar Batu Bara Bertanjak Jilid VII, Darmawan Sarianto menjelaskan, kegiatan tersebut telah masuk agenda Kementerian Pariwisata tahun 2026 dengan tajuk Karisma Event Nusantara tahun 2026.
"Batu Bara Bertanjak jilid VII ini telah masuk agenda Karisma Event Nusantara tahun 2026 digelar sejak Sabtu, 10 Oktober 2026 hingga Jumat, 16 Oktober 2026, dengan menggelar 9 perlombaan mulai dari lomba tari, vokal solo, berbalas pantun hingga perlombaan menggambar bernuansa Melayu untuk kategori anak-anak," ujarnya.[]
PREVIOUS ARTICLE
Pinang Mancung Berpotensi Jadi Destinasi Agrowisata, Pemko Tebing Tinggi Harapkan Dukungan Pemprov Sumut
















































