Bobby Nasution Sarankan Retribusi Sidebukdebuk Dihapus, Bupati Karo Siap Berkantor di Lokasi

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dan Bupati Karo, Antonius Ginting, saat menggelar pertemuan di Aula Tengku Rizal Nurdin untuk membahas polemik retribusi di kawasan wisata Sidebukdebuk. (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, dan Bupati Karo, Antonius Ginting, menggelar pertemuan di Aula Tengku Rizal Nurdin untuk membahas polemik pengutipan retribusi yang terjadi di kawasan Wisata Air Panas Semangat Gunung atau yang lebih dikenal dengan nama Sidebukdebuk.
Usai pertemuan, Bobby mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memberikan dua opsi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo terkait persoalan tersebut.
“Tadi kami membahas bersama Pak Bupati Karo. Kami menyampaikan dua poin dan meminta Pak Bupati menyampaikan keputusan resminya dalam dua hingga tiga hari ke depan,” ujar Bobby, Kamis (18/6/2026) sore.
Menurut Bobby, opsi pertama adalah menata sistem retribusi dengan tata kelola yang lebih baik. Sementara opsi kedua, yang lebih disarankan Pemprov Sumut, adalah menghapus seluruh retribusi di kawasan wisata tersebut.
“Pertama, retribusi di sana diatur dengan tata tertib yang baik. Kedua, tidak ada lagi retribusi di sana. Nah, poin kedua ini sebenarnya yang lebih kami sarankan. Namun, kita tunggu sampai hari Senin keputusan resmi dari Pak Bupati,” katanya.
Bobby mengungkapkan, berdasarkan hasil pembicaraan, arah kebijakan yang dibahas mengarah pada penghapusan retribusi di kawasan wisata tersebut.
“Seharusnya memang Senin nanti baru diputuskan. Namun, dari arah pembicaraan tadi, sepertinya retribusi akan dinolkan atau dibebaskan. Jadi tidak ada lagi retribusi, baik yang dipungut pemerintah maupun masyarakat. Wisata Karo harus naik kelas. Masa mau masuk saja harus bayar,” ucapnya.
Ia juga menyebut Antonius Ginting berencana berkantor sementara di kawasan Sidebukdebuk guna memastikan kebijakan tersebut berjalan dan tidak ada lagi praktik pungutan liar.
“Pak Bupati juga katanya mau berkantor di sana supaya tidak ada pungli lagi dan masyarakat bisa mengubah kebiasaan. Namun, kami juga tidak menyalahkan sepenuhnya masyarakat, karena sebelumnya memang ada kebijakan yang memperbolehkan penarikan retribusi. Mungkin bukan pada masa kepemimpinan Pak Bupati yang sekarang,” ujar Bobby.
Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting menyambut baik saran yang disampaikan Gubernur Sumut. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan para pelaku usaha di kawasan wisata tersebut.
“Kami sangat mendukung dan berterima kasih atas masukan dari Pak Gubernur. Kalau perlu, kami siap berkantor di sana untuk memastikan wisatawan yang datang ke Air Panas Semangat Gunung merasa aman dan nyaman. Kami ingin memastikan tidak ada lagi pengutipan retribusi di sana,” katanya.
Antonius menambahkan, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana penghapusan retribusi tersebut.
“Kami akan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa konsep pengelolaan wisata yang benar adalah tidak membebani wisatawan dengan retribusi yang tidak semestinya. Dengan begitu, Kabupaten Karo bisa naik kelas dalam mengelola destinasi wisata,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan serupa direncanakan akan diterapkan di destinasi wisata lainnya di Kabupaten Karo secara bertahap.
“Ke depan, seluruh destinasi wisata akan diarahkan ke konsep yang sama. Namun, untuk tahap awal kami fokus terlebih dahulu di Sidebukdebuk. Tidak mungkin semuanya dilakukan sekaligus. Jika diperlukan, pada Senin nanti kami akan menyampaikan jawaban tertulis kepada Bapak Gubernur,” ujarnya.
PREVIOUS ARTICLE
ToTK by UTMB 2026 di Samosir Bakal Meriah, Ada Ethnic Colossal Dance hingga Konser The ChangcutersBERITA TERPOPULER























