Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Wawako Binjai Hasanul Jihadi Lantik Pejabat Asisten I di Pasar Tavip, Simbol Refleksi Pembangunan

Mistar.idRabu, 12 November 2025 pukul 15.54 WIB
wawako_binjai_hasanul_jihadi_lantik_pejabat_asisten_i_di_pasar_tavip_simbol_refleksi_pembangunan

Proses pelantikan pejabat eselon 2 yakni Putri Syawal Sembiring sebagai Asisten I Pemko Binjai di Pasar Tavip. (foto :bayu/mistar)

news_banner

Binjai, Mistar.id

Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, melantik pejabat Asisten I, Syawal Putri Sembiring, di Pasar Tavip, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (12/11/2025) pagi. Pemandangan ini tentu tidak seperti biasanya, karena pelantikan pejabat sebelumnya selalu dilakukan di Aula Kantor Wali Kota Binjai.

Proses pelantikan tersebut dihadiri seluruh OPD dan pejabat pemerintah Pemko Binjai. Pejabat Asisten I yang baru dilantik, Syawal Putri Sembiring, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Binjai.

Hasanul menjelaskan alasan pelantikan dilakukan di Pasar Tavip yang belum beroperasi dan memiliki akses jalan yang rusak serta berlubang. Menurutnya, hal itu memiliki makna tersendiri.

Tanpa mengurangi kesakralan pelantikan, katanya, prosesi tersebut dapat dilakukan di mana saja, tidak harus di gedung mewah atau kantor bertingkat dengan hidangan yang lezat.

“Justru ini mengingatkan sebagai refleksi kepada seluruh jajaran OPD bahwa masih banyak PR kita di pemerintahan Amir-Jiji yang hingga hari ini belum terselesaikan,” ungkapnya.

Salah satunya, kata Hasanul, adalah pembangunan Pasar Tavip yang hingga kini belum bisa dioperasikan meskipun telah dibangun menggunakan dana APBN dari pemerintah pusat.

“Kami berharap kepada seluruh OPD dan pejabat di Pemko Binjai agar dapat bekerja secara adaptif dan mampu berinovasi di luar kebiasaan, seperti halnya pelantikan hari ini yang dilakukan di Pasar Tavip,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Hasanul, seluruh ASN dan pejabat di Pemko Binjai diminta untuk bekerja secara adaptif dan keluar dari zona nyaman.

“Jangan lagi bicara hanya soal ego sektoral,” tegasnya.

“Dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, hanya Binjai yang tidak melakukan pemotongan TPP. Kenapa tidak kami lakukan? Karena kami tidak mau mengganggu pelayanan publik. Jadi ayo, kita semua harus bekerja optimal dan cepat dalam melayani masyarakat,” tutupnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN