Warga Keluhkan Aktivitas Tambang Pasir Picu Jalan Rusak di Desa Galagala Pangkailan Porsea

Kondisi jalan rusak di Desa Galagala Pangkailan, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba. (foto: Nimrot/mistar)
Toba, MISTAR.ID
Masyarakat resah dengan aktivitas tambang pasir di Desa Galagala Pangkailan yang telah beroperasi sekitar enam tahun, berdampak terhadap kerusakan jalan yang cukup parah dan tidak mendapat perhatian dari pengelola untuk memperbaiki jalan.
Saat wartawan Mistar di lokasi tambang pasir tersebut dan mempertanyakan pengelolaan tambang pasir tersebut. R Manurung, mengatakan dia hanya pemilik tanah dan yang bertanggungjawab terhadap keluarnya pasir adalah kepala desa mereka.
"Jadi dirinyalah (kepala desa) yang bertanggungjawab penuh atas kerusakan jalan, sebab dia yang memperbolehkan truk masuk untuk mengangkut pasir dari sini," ujarnya, Sabtu (16/5/2026).
Keresahan dari masyarakat juga telah disampaikan warga kepada Camat Porsea, Freddy Napitupulu dan dia juga telah turun ke lapangan melihat langsung kondisi jalan yang dulunya aspal lapen, kondisi saat ini menjadi berlumpur.
"Kondisi jalan sudah sangat memprihatinkan, seharusnya pihak pengelola atau pemilik truk dapat memperbaiki jalan tersebut. Saya juga telah ingatkan jika tambang belum memiliki ijin sebaiknya jangan beroperasi," ujar Camat Porsea.
Sementara, Kepala Desa Galagala Pangkailan, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Batoanto Manurung saat coba dihubungi Mistar melalui pesan whatsapp hanya membalas singkat. "Maaf bos saya lagi di pesta," tulisnya.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















