Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Suksesi Golkar Sumut Menuju Pemilu 2029, Tokoh Muda Dinilai Kunci Masa Depan Partai

Mistar.idRabu, 7 Januari 2026 15.13
journalist-avatar-top
suksesi_golkar_sumut_menuju_pemilu_2029_tokoh_muda_dinilai_kunci_masa_depan_partai

Ilustrasi, Logo Partai Golkar. (foto:wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Pergantian Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara oleh DPP dengan menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai pelaksana tugas (Plt) dinilai sebagai langkah strategis yang telah melalui pertimbangan matang, terutama dalam menyiapkan agenda politik menghadapi Pemilu 2029.

Hal itu disampaikan Direktur Sentra Informasi Masyarakat Madani (SIMADA), Oktavianus Sitio, kepada wartawan di Pematangsiantar, Selasa (6/1/2026). Menurutnya, keputusan DPP Golkar tersebut tidak terlepas dari evaluasi menyeluruh terhadap program kerja dan arah politik partai ke depan.

Sitio menilai, tugas Plt Ketua DPD Golkar Sumut terbilang berat. Selain mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) dalam waktu dekat, sejumlah kepengurusan DPD kabupaten/kota juga telah berakhir masa jabatannya.

“Harus ditentukan apakah kepengurusan diperpanjang atau ditunjuk pelaksana tugas. Ini penting agar tidak menimbulkan konflik kepentingan menjelang Musda,” ujar Sitio.

Ia mencontohkan Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun yang masa kepengurusannya telah berakhir. Menurutnya, penunjukan pelaksana tugas menjadi opsi terbaik untuk menjaga netralitas dan stabilitas internal partai.

Musda Jadi Momentum Strategis

Sitio menegaskan, Musda Golkar Sumut menjadi momentum strategis untuk memastikan agenda politik partai berjalan searah dengan hasil Rapimnas. Di antaranya adalah dukungan penuh terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran serta peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

“Musda harus mampu melahirkan kepemimpinan yang bisa menjalankan visi Partai Golkar, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang bersatu, berdaulat, maju, modern, damai, adil, dan makmur,” katanya.

Untuk menjawab tantangan politik ke depan, Sitio menilai Partai Golkar perlu memberi ruang lebih besar kepada kader muda yang memiliki strategi, memahami arah kebijakan partai, serta mampu melakukan transformasi dan konsolidasi internal.

“Kader muda yang energik, visioner, dan memiliki kepedulian sosial tinggi sangat dibutuhkan. Mereka lebih adaptif terhadap dinamika politik dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Di Kabupaten Simalungun, Sitio menyebut beberapa nama yang dinilai layak memimpin Golkar, antara lain Timbul Jaya Sibarani, Sugiarto, dan Budi Herianto Dalimunte.

“Timbul Jaya Sibarani adalah kader senior yang sudah teruji. Sugiarto saat ini menjabat Ketua DPRD Simalungun, sementara Budi Herianto Dalimunte merupakan anggota DPRD dengan perolehan suara terbanyak,” ucapnya.

Sementara untuk Kota Pematangsiantar, Sitio menilai banyak tokoh muda potensial, seperti Josua Ferrari Silalahi, Rini Annisa Silalahi, Dasa Marolop Sinaga, Hendra Pardede, dan Sri Rahmawati.

Dari sejumlah nama tersebut, Dasa Marolop Sinaga dinilai paling menonjol. Saat ini ia menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil X (Simalungun–Pematangsiantar).

“Dasa Marolop Sinaga adalah tokoh muda yang energik, visioner, dan memiliki kepedulian sosial. Ia layak dipertimbangkan memimpin Golkar Pematangsiantar,” kata Sitio.

Ia menambahkan, berdasarkan pengamatan dalam berbagai kegiatan DPRD Sumut seperti reses, wawasan kebangsaan, dan sosialisasi peraturan, Dasa Sinaga mendapat apresiasi positif dari tokoh agama, masyarakat, dan pemuda.

“Pendekatan komunikasi yang kekeluargaan dan berbasis budaya menjadi kekuatan Dasa Sinaga dalam membangun kedekatan dengan masyarakat,” tutur Sitio mengakhiri. (ril/hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN