Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Sampah Menumpuk di Pasar Pagi Tanjung Tiram Meski Retribusi Tetap Dikutip

Mistar.idKamis, 5 Februari 2026 14.08
AN
EP
sampah_menumpuk_di_pasar_pagi_tanjung_tiram_meski_retribusi_tetap_dikutip

Sampah memenuhi parit pembuangan di Pasar Pagi Kelurahan Tanjung Tiram. (Foto: Tangkapan layar FB Kamel Kamel/Mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID

Aroma busuk dan menyengat mengganggu pedagang dan pembeli di Pasar Pagi, Kelurahan Tanjung Tiram, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara.

Kondisi ini terjadi akibat sampah memenuhi parit dan menyumbat aliran air sehingga air tidak dapat mengalir.

Melalui postingannya, Kamis (5/2/2026), pemilik akun Facebook @Kamel Kamel melalui unggahan videonya menggambarkan kondisi parit yang dipenuhi sampah.

Dalam video berdurasi 2 menit 48 detik, seorang ibu pedagang yang tidak disebutkan identitasnya menjelaskan setiap hari pedagang dikutip retribusi sampah sebesar Rp2.000. Sedangkan dari toko dan grosir, retribusi sampah dikutip sebesar Rp15.000 setiap bulan.

Masih menurut ibu pedagang tersebut, hampir 1.000 pedagang berada di Pasar Pagi dan seluruhnya membayar retribusi sampah secara rutin.

Meski demikian, sampah tetap berserakan, bahkan parit yang seharusnya mengalirkan air dari pasar tersebut justru tersumbat oleh banyaknya sampah di dalam parit.

Dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Plt Kadis Perkim Lingkungan Hidup Kabupaten Batu Bara, Tavy Juanda, belum memberikan respons. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN