Ratusan Hektar Lahan Sawah di Dairi Gagal Tanam Padi Gegara Proyek Daerah Irigasi

Sejumlah pekerja melakukan pengerjaan bangunan lining irigasi di daerah irigasi Amborgang Kabupaten Dairi. (Foto: Manru/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Ratusan hektar lahan persawahan di sejumlah wilayah Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, gagal tanam padi karena hampir dua bulan air di daerah irigasi (DI) tidak jalan.
Hal itu dikeluhkan sejumlah petani sawah di Desa Sosor Lontung, Kecamatan Siempat Nempu kepada mistar, Kamis (18/12/2025).
Bermarga Nababan menyebutkan di lokasi, kurang lebih waktu dua bulan terakhir, air daerah irigasi tidak jalan sehingga petani sawah di daerah tersebut gagal tanam padi diatas lahan kurang lebih ratusan hektar.
Ditanya apa penyebab air diirigasi itu tidak berjalan, Nababan menyebutkan di sejumlah jaringan irigasi ada pekerjaan proyek yang tidak diketahui sumbernya. "Ada pekerjaan proyek di hulu dan dihilir irigasi, tetapi kami warga tidak tau dari mana sumber," kata Nababan.
Nababan juga membenarkan petani sawah di daerah itu, biasanya pada bulan November-Desember sebelum hari natal sudah selesai menanam padi.
"Tetapi tahun ini tidak jadi tanam padi, sehingga warga petani bakal menyamai di Januari 2026. Terkendala lah semua," katanya.
Pantauan sejumlah media di lapangan, pekerjaan bangunan lining irigasi sedang berlangsung. Ketika sejumlah pekerja ditanya terkait sumber dan pelaksana proyek serta papan informasinya.
"Kami tidak tau dari mana sumber proyek ini, juga papan proyek tidak ada disini. Kami ada lima tim tukang yang disuruh mengerjakan proyek ini oleh marga Rajagukguk selaku ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) disini. Kami bekerja belum ada satu bulan karena cuaca hujan terus," kata pekerja itu.
Para pekerja mengaku mereka ada upah harian dan borongan. Sementara pantauan sejumlah media terhadap kualitas bangunan lining irigasi terlihat sangat diragukan dikarenakan dugaan campuran semen tidak sesuai speck dan pondasi disinyalir tidak ada.
Terpisah, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUTR Dairi, Benri Sipayung mengatajab proyek tersebut bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Medan SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera II Provinsi Sumatera.
"Proyeknya dikerjakan pelaksana PT Wijaya Karya (Persero) dan PUTR Dairi hanya penerima manfaat," ucapnya ketika dikonfirmasi mistar melalui telepon, Kamis (18/12/2025).
BERITA TERPOPULER























