Monday, July 20, 2026
home_banner_first
SUMUT

Proyek Rp946 Juta di Siempat Nempu Hilir Diduga Asal, Parit Retak dan Tembok Pecah

Mistar.idSelasa, 20 Januari 2026 pukul 20.01 WIB
proyek_rp946_juta_di_siempat_nempu_hilir_diduga_asal_parit_retak_dan_tembok_pecah

Kondisi proyek parit terlihat retak dan tembok pecah di Sopo Butar-Pardamean link 012 Kecamatan Siempat. (Foto: Manru/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Proyek parit, box culvert, dan tembok penahan (TPT) senilai Rp946 juta, serta peningkatan jalan jurusan Sopo Butar-Pardamean Link 012, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, diduga kuat asal dikerjakan.

Amatan sejumlah media baru-baru ini di lapangan menunjukkan dua orang tukang masih mengerjakan pendempulan tembok penahan.

Sementara itu, bangunan parit di hulu box culvert pecah dan retak seperti longsor. Selain itu, kualitas pekerjaan mengundang kecurigaan. Di sana ada dua tukang masih bekerja.

Terkait kondisi proyek tersebut, Makarios Sagala, Kepala Bidang Bina Marga PUTR Dairi sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, menyebut bahwa pekerjaan itu berstatus Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP).

"Dan terkait parit yang retak serta TPT, sudah diperbaiki. Sudah dikorek dan diperbaiki kembali, semua ada foto baru yang dikirim," kata Makarios, Selasa (20/1/2026).

Sementara itu, beredar isu proyek tersebut dikerjakan oleh oknum yang mengaku orang dekat Bupati Dairi.

Ketika Makarios ditanya terkait isu tersebut, ia tidak banyak berkomentar, tetapi membenarkan bahwa pelaksanaan proyek tersebut inisial CV. M.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUTR Dairi, Masaraya Brutu, mengaku proyek peningkatan jalan jurusan Pardamean-Sopo Butar, Siempat Nempu Hilir, berstatus KDP 20 persen.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN