Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
SUMUT

Polisi Dirikan Posko Kampung Bebas Narkoba di Aek Kanopan Timur

Mistar.idSelasa, 23 Juni 2026 pukul 13.28 WIB
polisi_dirikan_posko_kampung_bebas_narkoba_di_aek_kanopan_timur

Lurah Aek anopan Timur dan stakeholder foto bersama di Posko KBN yang berada di Lingkungan VI. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Labura, MISTAR.ID - Polisi mendirikan Posko Kampung Bebas Narkoba (KBN) di Lingkungan VI, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Hal ini dilakukan untuk memperkuat program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Posko tersebut diharapkan menjadi pusat koordinasi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mencegah serta memberantas peredaran narkotika di lingkungan permukiman warga.

Lurah Aek Kanopan Timur, Ibrahim Colili Nur, mengapresiasi langkah Polsek Kualuh Hulu yang mendirikan posko tersebut. Ia menegaskan pemberantasan narkotika membutuhkan keterlibatan semua pihak dan tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum.

“Ini merupakan wujud komitmen dan konsistensi dalam memberantas peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika. Kegiatan sosialisasi, kerja bakti, dan gotong royong bersama warga menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif,” ujar pria yang akrab disapa Boim, Selasa (23/6/2026).

Sementara itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu bersama Polsek Kualuh Hulu dan Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya telah melakukan berbagai kegiatan sosialisasi kepada masyarakat sebagai bagian dari penguatan program Kampung Bebas Narkoba. Kegiatan kerja bakti dan gotong royong juga dilakukan untuk mempererat sinergi antara aparat dan warga.

Lurah Aekkanopan Timur berharap keberadaan posko tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya remaja dan keluarga, mengenai bahaya narkotika.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Citra Yani Br Barus melalui Kanit Reskrim Ipda Ramdhan Hilal menegaskan bahwa posko tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi akan menjadi pusat koordinasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari ancaman narkotika.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program tersebut. Warga diimbau untuk aktif mengawasi serta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba.

“Partisipasi masyarakat adalah kunci. Tanpa dukungan warga, pemberantasan narkoba tidak akan maksimal,” ujarnya. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN