Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Polda Sumut Pastikan Stok BBM Aman Meski Isu Perang AS–Israel vs Iran Picu Kepanikan

Mistar.idRabu, 11 Maret 2026 16.36
journalist-avatar-top
MG
polda_sumut_pastikan_stok_bbm_aman_meski_isu_perang_asisrael_vs_iran_picu_kepanikan

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan. (foto:dokumen/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) pasca terjadinya peperangan antara Amerika Serikat–Israel dan Iran, pihaknya dari Polda Sumut akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina.

“Ya tentunya, untuk memastikan stok BBM itu aman. Kita dari Polda Sumut melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan Pertamina,” ujar Kombes Ferry, Rabu (11/3/2026) di Polda Sumut.

Dari hasil koordinasi tersebut, lanjut Kombes Ferry, semuanya telah berjalan secara normal dan juga dipastikan stok BBM aman untuk wilayah Sumatera Utara. “Stok BBM kita aman. Terjadinya antrean beberapa waktu lalu itu hanya karena banyak dari masyarakat panik. Padahal sesungguhnya stok kita aman,” terang Ferry.

Kombes Ferry juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak panik. Ia memastikan pemerintah pusat maupun daerah akan terus memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk BBM.

Disinggung terkait adanya isu penimbunan BBM di momen-momen seperti ini, Ferry menegaskan pihaknya akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan penimbunan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Masyarakat kita imbau jangan panik. Untuk masalah penimbunan, kita tidak main-main. Bilamana ada kita temukan, perintahnya jelas akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Ferry mengakhiri.

Untuk diketahui, beberapa hari lalu di wilayah Sumatera Utara, termasuk di Medan, sempat terjadi antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Medan. Antrean panjang tersebut terjadi lantaran banyak masyarakat merasa khawatir karena stok BBM semakin sedikit akibat perang antara Amerika Serikat–Israel dan Iran. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN