Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Barus Capai 70 Persen

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di wilayah Kecamatan Barus yang dibangun Satgas Gulbencal. (foto: Kodim 0211/Mistar)
Tapteng, MISTAR.ID
Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0211/Tapanuli Tengah (TT) terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Jembatan yang menghubungkan akses jalan antara Kelurahan Padang Masiang dan Kelurahan Ujung Batu tersebut merupakan salah satu infrastruktur yang terdampak bencana. Hingga kini, progres pembangunannya telah mencapai sekitar 70 persen.
Dandim 0211/TT, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, mengatakan pembangunan jembatan gantung ini bertujuan memulihkan akses transportasi masyarakat pascabencana sehingga mobilitas warga serta aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan normal.
"Sejauh ini progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kecamatan Barus telah mencapai sekitar 70 persen," ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Bayu menjelaskan, saat ini Satgas Gulbencal masih fokus pada beberapa tahapan pekerjaan. Di antaranya pengecatan besi perlengkapan jembatan, pemasangan sling atas jembatan, pengecatan pondasi, pemasangan hanger, pemasangan gelagar, serta pengecatan papan kayu lantai jembatan.
Dalam proses pembangunan, Satgas Gulbencal melibatkan personel dari Kodim 0211/TT, Yonif 125/SMB, serta Yon TP 905/TS. Pekerjaan juga didukung penggunaan alat berat excavator Zeni TNI AD serta berbagai peralatan manual seperti sekop, cangkul, angkong, palu, dan gerinda.
Menurut Bayu, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu percepatan pemulihan dan peningkatan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
"Masyarakat sangat antusias dan mendukung pembangunan jembatan ini. Kami berharap jembatan ini dapat segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan oleh warga," katanya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Abdul Simamora, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI atas pembangunan jembatan tersebut.
"Kami berharap jembatan ini segera selesai sehingga akses pendidikan bagi anak-anak kami menjadi lebih mudah dan dekat," ucapnya.
PREVIOUS ARTICLE
Sumut Miliki 34 Gerai KDMP, Dorong Ekonomi Desa Lebih Mandiri











