MAN 1 Langkat Hadirkan Pangkas Rambut Gratis untuk Pengungsi Banjir

Sejumlah anak sedang mengantre untuk mendapatkan pangkas gratis di MAN 1 Langkat (foto:istimewa/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Di tengah keterbatasan hidup di pengungsian akibat banjir, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Langkat menghadirkan layanan pangkas rambut gratis bagi warga terdampak. Inisiatif ini menjadi bentuk kepedulian sosial madrasah dalam membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan para pengungsi.
Layanan pangkas rambut gratis tersebut dilaksanakan di posko pengungsian banjir MAN 1 Langkat yang sejak 26 November 2025 telah menampung ratusan warga dari sejumlah desa terdampak banjir. Sejak pagi, anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengantre untuk memanfaatkan layanan tersebut, mengingat terbatasnya fasilitas selama berada di pengungsian.
Kepala MAN 1 Langkat, Sugiono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari aksi kemanusiaan dan pengabdian madrasah kepada masyarakat. Dampak banjir, sebutnya, tidak hanya terasa pada aspek pangan dan tempat tinggal, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan warga.
“Kami berharap dapat membantu meringankan beban saudara-saudara yang terdampak banjir dengan menyediakan layanan ini. Ini merupakan bentuk kepedulian dan empati dari keluarga besar MAN 1 Langkat,” ujarnya, Sabtu (20/12/2025).
Ia menjelaskan, rambut yang rapi dan bersih diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan serta meningkatkan rasa percaya diri para pengungsi di tengah kondisi sulit yang mereka alami.
Para warga di pengungsian mengaku cukup terbantu dengan adanya layanan tersebut. Meskipun terlihat sederhana, layanan pangkas rambut gratis memiliki arti besar bagi warga yang telah berhari-hari tinggal di pengungsian.
Selain menyediakan layanan sosial, posko pengungsian MAN 1 Langkat juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebelumnya telah hadir langsung menyalurkan berbagai bantuan, mulai dari air bersih, tenda pengungsian, dapur umum, layanan kesehatan, sembako, hingga perlengkapan sekolah bagi warga terdampak banjir.
“Kami berharap kegiatan sosial ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk ikut berkontribusi membantu korban bencana sesuai dengan kemampuan masing-masing,” kata Sugiono.
Ia menambahkan, melalui aksi kemanusiaan ini, MAN 1 Langkat tidak hanya menjalankan peran pendidikan formal, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan empati.
“Layanan pangkas rambut gratis ini menjadi simbol solidaritas sekaligus harapan bagi warga yang sedang berupaya bangkit memulihkan kehidupan pascabencana,” tuturnya. (hm27)























