Thursday, October 8, 2026
home_banner_first
SUMUT

Mahasiswa Lempar 10 Telur Busuk ke Kantor Wali Kota Binjai, Soroti Jalan Rusak

Mistar.idKamis, 8 Oktober 2026 pukul 19.35 WIB
mahasiswa_lempar_10_telur_busuk_ke_kantor_wali_kota_binjai_soroti_jalan_rusak

Salah seorang peserta aksi, Gurky saat melempar telur busuk ke halaman depan Kantor Walikota Binjai sebagai bentuk kekecewaannya terhadap lambannya penanganan soal jalan rusak. (foto:bayu/mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID (8/10/2026) - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Eksekutif Liga Mahasiswa untuk Demokrasi (ELMD) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Binjai, Kamis (8/10/2026) siang, terkait persoalan jalan rusak. Dalam aksi tersebut, para mahasiswa melemparkan sepuluh telur busuk ke halaman depan gedung Kantor Wali Kota Binjai sebagai bentuk kekecewaan mereka atas lambannya kinerja pemerintah dalam mengatasi persoalan jalan rusak di Binjai.

Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang tampak berjaga-jaga di depan Kantor Wali Kota Binjai. Usai berorasi, para pengunjuk rasa melampiaskan kekecewaannya dengan melempar telur busuk ke halaman Kantor Wali Kota Binjai.

"Aksi pelemparan telur busuk ini kami lakukan sebagai bentuk rasa kekecewaan kami, karena dari lima kecamatan se-Kota Binjai ini jalannya rusak semua, Bang," ujar seorang pengunjuk rasa, Gurky.

Dijelaskan Gurky, kondisi jalan rusak dan berlubang juga sudah menimbulkan korban kecelakaan, di mana salah seorang warga yang sedang melintas terjatuh saat berkendara dengan sepeda motornya di jalan yang rusak dan berlubang.

"Jadi kami tidak mau ada korban lagi dan hal-hal begini terus terjadi karena jalan rusak," sebutnya.

Dalam aksi ini, kata Gurky, mereka menuntut kepada pemerintah supaya jalan rusak di Kota Binjai dapat segera diperbaiki, jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki. Kalau memang sudah ada uangnya, ya sudah segera diperbaiki semua jalan rusak di Binjai ini.

Gurky sendiri menilai apa yang sudah dilakukan pemerintah dalam upaya memperbaiki jalan rusak di Kota Binjai dilakukan setelah banyak warga yang memprotes. Terlebih ketika ada warga yang jatuh saat melintas di jalan rusak, barulah diperbaiki.

"Kenapa baru sekarang diperbaiki, apakah harus menunggu ada korban dulu baru ditindaklanjuti persoalan jalan rusak ini," ujarnya.

Setelah usai berorasi, para peserta aksi pun memilih untuk membubarkan diri dengan harapan supaya aspirasi mereka dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah terkait kondisi jalan rusak. Apabila memang tidak didengarkan, aspirasi mereka ini maka peserta aksi akan kembali menggelar aksi unjuk rasa serupa dengan massa yang lebih besar. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN