Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Kayu Bawaan Banjir akan Dikelola untuk Bantu Korban Bencana di Tapteng

Mistar.idSenin, 8 Desember 2025 12.43
journalist-avatar-top
FM
kayu_bawaan_banjir_akan_dikelola_untuk_bantu_korban_bencana_di_tapteng

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu saat memberikan penjelasan di lokasi tumpukan kayu yang terbawa banjir. (foto: Diskominfo Tapteng/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, menegaskan agar masyarakat tidak mengolah atau mengambil kayu yang terbawa banjir bandang dan longsor secara perorangan. Kayu-kayu yang kini menumpuk di sejumlah titik seperti Badiri dan Tukka merupakan aset bersama yang harus dikelola pemerintah demi membantu warga terdampak bencana.

“Kayu-kayu tersebut merupakan aset yang harus dipergunakan untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Masinton dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).

Ia menjelaskan seluruh material kayu yang terseret arus akan diolah oleh pemerintah daerah dan kemudian dibagikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Kayu di Badiri akan kita olah dan dibagikan kepada masyarakat di sana. Begitu juga kayu di Tukka. Semua kayu yang terbawa banjir akan kita kelola untuk warga terdampak,” katanya.

Masinton meminta masyarakat menghentikan praktik pengambilan atau pengolahan kayu secara individu, terutama jika dilakukan untuk dijual kembali. Menurutnya, hal tersebut dapat menimbulkan ketidakadilan dan merugikan warga lain yang sedang berada dalam kondisi darurat.

“Jangan lagi ada yang mengolah kayu secara perorangan, apalagi dijual. Banyak masyarakat yang membutuhkan. Jangan hanya demi keuntungan pribadi,” ucapnya.

Pengolahan kayu akan dilakukan secara terpusat agar distribusi dapat dilakukan secara adil dan tepat sasaran. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan kayu tersebut sebagai bahan bangunan atau kebutuhan lain bagi warga yang kehilangan rumah dan harta benda.

“Imbauan ini sekaligus edukasi tentang pentingnya solidaritas, kebersamaan, dan transparansi dalam penanganan pascabencana,” katanya.

Masinton juga mengajak masyarakat mengutamakan nilai gotong royong. Dengan pengelolaan yang terpusat, pemerintah berharap bantuan material dapat tersalurkan merata dan mempercepat pemulihan warga pascabencana. (hm24)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN