Isu Pembatalan Pemotongan TKD Sumut, Pemkab Toba Belum Terima Pemberitahuan Tertulis

Kepala BPKAD Toba, Fernando Samosir. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Toba, Fernando Samosir, membenarkan bahwa ada informasi yang menyebutkan pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bakal dibatalkan.
"Memang kita sudah mendengar kabar akan dibatalkan pemotongan di Sumut karena adanya bencana. Tetapi, hingga kini belum ada penyampaian resmi secara tertulis untuk Kabupaten Toba," ujar Fernando, Jumat (13/2/2026).
Disampaikan Fernando, harapan kita pembatalan pemotongan TKD untuk kabupaten ini benar terwujud dan ada regulasi resminya secara tertulis agar pembangunan infrastruktur maksimal.
"Menurut saya pembatalan pemotongan TKD yang paling diprioritaskan adalah wilayah yang terdampak bencana. Semoga Kabupaten Toba terimbas pembatalan," tuturnya.
Menurutnya, jika TKD Toba dikembalikan seperti semula, maka Dana Alokasi Khusus mencapai Rp192.802.423.500 pada 2025. Nilai ini sangat berarti bagi pembangunan fisik dan nonfisik di Toba. Kemudian, Kabupaten Toba memiliki Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp21.917.922.500 pada 2026.
"Kita tunggu saja penyampaian resmi secara tertulis pembatalan pemotongan TKD. Barulah kita dapat menentukan arah pembangunan. Kita tunggu dengan sabar saja," ucapnya. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Putusan MK Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Langsung DipidanaBERITA TERPOPULER


















