Thursday, June 18, 2026
home_banner_first
SUMUT

Hujan Lebat Sore Ini di Sumut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Petir dan Angin Kencang Mengancam

Mistar.idKamis, 30 April 2026 18.00
journalist-avatar-top
hujan_lebat_sore_ini_di_sumut_bmkg_keluarkan_peringatan_dini_petir_dan_angin_kencang_mengancam

Ilustrasi, Hujan Lebat Sore Ini di Sumut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Petir dan Angin Kencang Mengancam. (foto:dokumen/bmkg/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan mengguyur sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Kamis (30/4/2026) sore hingga malam. Peringatan dini ini disampaikan oleh BMKG pada pukul 17.20 WIB.

Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan hujan berpotensi terjadi mulai pukul 17.30 WIB dan dapat berlangsung hingga sekitar pukul 20.30 WIB. Kondisi ini tidak hanya berupa hujan lebat, tetapi juga berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Sejumlah wilayah yang diprediksi terdampak pada fase awal antara lain Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Nias, Langkat, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Dairi, hingga kawasan Humbang Hasundutan dan Serdang Bedagai. Tak hanya itu, wilayah kepulauan seperti Nias Utara dan Kota Gunungsitoli juga masuk dalam daftar potensi terdampak.

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ini dapat meluas dengan cepat ke berbagai daerah lain di Sumatera Utara, termasuk wilayah dataran tinggi, pesisir, hingga perairan seperti Danau Toba.

Fenomena hujan sore hingga malam ini dipicu oleh tingginya kelembapan udara dan pemanasan maksimal sepanjang siang hari. Kondisi tersebut mendorong terbentuknya awan konvektif jenis Cumulonimbus yang dikenal mampu menghasilkan hujan lebat dalam waktu singkat, sering kali disertai petir dan angin kencang.

Selain itu, faktor geografis Sumatera Utara yang didominasi pegunungan juga memperkuat pembentukan awan hujan. Efek orografis dari kawasan seperti Bukit Barisan dan Danau Toba turut mempercepat pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi banjir genangan, longsor di daerah perbukitan, serta pohon tumbang akibat angin kencang. Pengguna jalan juga diminta berhati-hati karena visibilitas dapat menurun drastis saat hujan lebat.

BMKG juga mengingatkan warga agar menghindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan disertai petir, serta tidak berteduh di bawah pohon atau baliho yang berisiko roboh.

Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa jam ke depan ini menunjukkan dinamika atmosfer tropis yang cepat berubah. Oleh karena itu, masyarakat diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber resmi guna mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.

(bmkg/ai/hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN