Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Gubernur Sumut Salat Tarawih Perdana Bersama Warga Terdampak Bencana di Tapteng

Mistar.idKamis, 19 Februari 2026 pukul 10.21 WIB
gubernur_sumut_salat_tarawih_perdana_bersama_warga_terdampak_bencana_di_tapteng

Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi melaksanakan sholat tarawih perdana bersama warga terdampak bencana di Masjid Al-Huda Hutanabolon, Kecamatan Tukka. (Foto: Feliks/Mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan salat tarawih perdana bersama warga terdampak bencana di Masjid Al-Huda, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (18/2/2026) malam.

Bobby mengatakan kehadirannya pada kegiatan salat tarawih perdana di Tapteng karena ingin memberikan semangat, motivasi, dan harapan agar masyarakat tetap kuat dan optimistis menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.

“Kita salat tarawih di sini bersama masyarakat karena wilayah ini sudah tiga kali merasakan bencana, mulai 25 November 2025, tanggal 11 dan 16 Februari 2026. Padahal, target kita sebenarnya awal Ramadan sudah nol pengungsi. Namun bencana kembali terjadi,” katanya.

Bobby mengatakan pemerintah akan terus berupaya memastikan warga dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan tenang.

"Di tengah ujian ini, masyarakat harus tetap memiliki harapan dan keyakinan bahwa keadaan akan segera membaik," tuturnya.

Usai salat tarawih, Gubernur membagikan kain sarung kepada jemaah.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi, menyampaikan Masjid Al-Huda dipilih sebagai lokasi tarawih perdana karena Hutanabolon merupakan salah satu daerah terparah terdampak bencana.

“Besok Pak Gubernur kembali turun langsung ke Hutanabolon untuk memastikan pengerjaan tanggul sungai di sini yang sedang berjalan," ujarnya.

Meskipun masih terdampak bencana banjir, warga Hutanabolon tetap menyambut Ramadan dengan gembira dan semakin meningkatkan ketakwaan.

Ia menambahkan, Ramadan kali ini akan menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan.

"Di tengah cobaan, kepedulian dan harapan dari pemerintah tetap hadir, saling menguatkan warga untuk bangkit, menatap masa depan, dan menjalani ibadah dengan penuh ketenangan," tuturnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN