Sunday, July 12, 2026
home_banner_first
SUMUT

DPRD Sumut Ungkap Pemprovsu Kucurkan Rp100 Miliar untuk Batu Bara

Mistar.idSelasa, 26 Mei 2026 pukul 12.11 WIB
dprd_sumut_ungkap_pemprovsu_kucurkan_rp100_miliar_untuk_batu_bara

Anggota DPRD Sumut Yahdi Khoir Harahap (kemeja putih) menggelar reses di Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID

‎Anggota DPRD Sumut asal Dapil V (Batu Bara, Asahan, dan Tanjung Balai), Yahdi Khoir Harahap, mengungkapkan anggaran pembangunan dari Pemprovsu sebesar Rp100 miliar akan mengucur ke Kabupaten Batu Bara pada tahun 2026.

‎Politisi PAN tersebut menyampaikan hal itu saat melaksanakan reses perseorangan tahap II DPRD Sumut Tahun 2026 di Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Senin (25/5/2026) sore.

‎“Total program pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk Kabupaten Batu Bara tahun 2026 diperkirakan mencapai Rp100 miliar,” ungkap Yahdi.

‎Ia mengatakan anggaran tersebut dipergunakan untuk merealisasikan aspirasi yang diserap dari masyarakat yang didominasi persoalan infrastruktur jalan.

‎“Untuk Kabupaten Batu Bara, sebagian besar jalan provinsi hampir selesai ditangani. Tahun 2026 ini ruas jalan Sergai-Simpang Lima Kampung Lalang hingga akses Inalum sepanjang 55 kilometer dianggarkan Rp33 miliar,” jelasnya.

‎Selain itu, peningkatan ruas jalan Tanjung Kasau-Bandar Marsilam sepanjang sekitar 600 meter kembali dilanjutkan dengan anggaran Rp3 miliar.

‎Terkait irigasi, Yahdi mengatakan hal itu telah menjadi perhatian serius Pemprovsu karena Kabupaten Batu Bara merupakan daerah pertanian dengan luas areal persawahan mencapai 12 ribu hektare.

‎Saat ini di Kabupaten Batu Bara terdapat tujuh daerah irigasi (DI). Salah satu yang menjadi sorotan adalah DI Cinta Damai-Cinta Maju yang dikenal dengan sebutan Dalu-Dalu.

‎“Pada tahun 2026 ini DI Dalu-Dalu sudah dianggarkan sebesar Rp20 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan merehabilitasi bendungan yang jebol dan putus. Saat ini proses tender sedang berlangsung,” ucapnya.

‎Yahdi memperkirakan pengerjaan proyek tersebut dimulai pada Juni 2026 karena membutuhkan proses pengalihan aliran sungai selama pekerjaan berlangsung.

‎Masih terkait irigasi, Pemprovsu juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,5 miliar. Anggaran ini akan digunakan untuk pengerukan sedimentasi Bendung Semangar pada DI Tanjung Muda. Anggaran untuk perbaikan irigasi masih ditambah Rp7,5 miliar lagi untuk penanganan lainnya.

‎“Bendung Semangar menjadi sorotan utama karena merupakan bendung pembagi air ke Sungai Tanjung Muda, Sungai Dalu-Dalu, dan Sungai Gambus,” bebernya.

‎Sementara itu, untuk sektor sosial, menurut Yahdi tersedia bantuan sosial untuk rumah ibadah dan sekolah di Kabupaten Batu Bara. Tahun 2026 ini nilainya mencapai sekitar Rp1,3 miliar.

‎Pemprovsu pada tahun ini juga menyalurkan bantuan bagi nelayan dan program budidaya perikanan.

‎Ia menjelaskan bantuan sampan telah diberikan kepada kelompok nelayan di Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir. Juni nanti akan disalurkan bantuan budidaya ikan nila, lele, dan gurame kepada lima kelompok.

‎“Jadi bila ditotal, anggaran program pembangunan dari Pemprovsu untuk Kabupaten Batu Bara tahun 2026 ini kurang lebih mencapai Rp100 miliar,” tutupnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN