DLH Dairi Pasang Spanduk Imbauan untuk Cegah Pembuangan Sampah Liar

Lokasi tumpukan sampah liar dipasangi spanduk imbauan setelah dibersihkan petugas DLH Dairi. (Foto: Heppy Julius Manurung/Mistar)
DAIRI, MISTAR.ID (20/10/2026) – Kebiasaan sejumlah warga membuang sampah sembarangan di Kabupaten Dairi menimbulkan persoalan lingkungan. Selain membuat lingkungan kumuh dan kotor, kondisi tersebut juga menambah beban kerja petugas kebersihan setempat.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dairi, Rikson R. Panggabean, mengatakan pihaknya menyesalkan tindakan warga yang membuang sampah sembarangan. Menurutnya, persoalan tersebut terjadi di hampir seluruh wilayah Kecamatan Sidikalang.
Saat ini, pihaknya berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Salah satu upaya yang dilakukan DLH Dairi adalah memasang spanduk imbauan di sejumlah titik tumpukan sampah liar.
“Lokasi ini bukan tempat pembuangan sampah. Kami siap menjemput sampah ke rumah Anda. Silakan hubungi nomor telepon 082177317874,” demikian tulisan pada spanduk yang dipasang DLH Dairi.
Rikson mengatakan spanduk tersebut rencananya dipasang di sejumlah titik, khususnya di lokasi tumpukan sampah liar yang telah dibersihkan petugas DLH.
Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menerapkan perilaku hidup bersih dan membudayakan gotong royong demi menjaga kebersihan lingkungan.
“Kita sedang melaksanakan kegiatan pembersihan sampah liar yang menumpuk di sejumlah titik di bahu jalan dan permukiman. Selain itu, ada pemasangan spanduk berisi imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Bagi warga yang membutuhkan layanan pengangkutan sampah, dapat menghubungi layanan DLH di nomor 082177317874,” kata Rikson.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Mistar di lapangan, tumpukan sampah liar masih ditemukan di sejumlah lokasi. Sampah tersebut diduga dibuang sembarangan oleh warga.
Salah satu contohnya terdapat di jalan akses keluar-masuk dua lokasi perumahan nasional di Desa Kalang Simbara. Di kawasan yang dihuni sekitar 1.000 kepala keluarga (KK) tersebut, sampah liar masih menumpuk di sepanjang jalan sehingga mengganggu pemandangan dan kenyamanan warga yang melintas.
PREVIOUS ARTICLE
Tiga Anggota DPRD Deli Serdang Ikut Mosi Tidak Percaya, Golkar Tunggu Arahan Soal Sanksi


































