Monday, October 12, 2026
home_banner_first
SUMUT

Diduga Anjing Rabies Gigit Sejumlah Warga di Sidikalang, Empat Orang Jadi Korban

Mistar.idSenin, 12 Oktober 2026 pukul 21.03 WIB
diduga_anjing_rabies_gigit_sejumlah_warga_di_sidikalang_empat_orang_jadi_korban

Anjing gila menggigit anak. (Foto Ilustrasi:Gemini/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID (12/10/2026) – Diduga seekor anjing terinfeksi rabies menggigit sejumlah warga di Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Informasi kejadian tersebut diperoleh Mistar langsung dari salah seorang korban bernama Meilanti Solin, 32 tahun, serta sejumlah saksi lainnya, Senin (12/10/2026).

Meilanti menerangkan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 17.35 WIB, Minggu (11/10/2026). Saat itu, ia bersama anaknya berinisial RS, 4 tahun, dan keponakannya berinisial EG, 4 tahun, sedang duduk di dalam rumah yang juga menjadi tempat usaha mereka di Jalan Sidikalang–Medan.

Tiba-tiba, seekor anjing berwarna hitam dan cokelat masuk dan langsung menggigit mereka bertiga secara membabi buta. Akibatnya, RS mengalami luka gigitan pada ibu jari dan dada, sedangkan EG mengalami luka gigitan di lengan dan ketiak. Meilanti juga menjadi korban setelah terkena air liur anjing tersebut. Ketiganya telah mendapatkan suntikan vaksin di Puskesmas Batang Beruh.

Sementara itu, tetangga Meilanti, N. Kudari, seorang pengusaha kedai tuak, mengatakan kepada Mistar pada waktu yang sama bahwa anjing tersebut juga menggigit seorang pelanggannya bermarga Sinaga, warga Desa Parbuluan I. Korban mengalami luka serius pada kaki kanan. Saat itu, Sinaga bersama rekannya langsung membawa korban ke air mengalir untuk mencuci luka menggunakan sabun sebelum pergi berobat.

R. Berutu juga mengaku bahwa seorang anak berinisial A, 4 tahun, mengalami luka di bagian perut yang diduga akibat dicakar anjing tersebut.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, Imelda Purba, membenarkan adanya pasien akibat gigitan anjing yang mendapat pelayanan dan vaksinasi di Puskesmas Batang Beruh, Senin (12/10/2026).

"Sesuai konfirmasi ke Puskesmas Batang Beruh, sejumlah korban telah divaksin, yang berjumlah empat orang," kata Imelda.

Imelda membenarkan bahwa terdapat empat orang yang tergigit anjing, tetapi baru dua orang yang melapor ke puskesmas. Menurutnya, informasi yang diterima petugas berubah-ubah sehingga pihaknya harus menghubungi beberapa orang melalui telepon seluler.

"Tadi pagi petugas sudah menjelaskan bahwa vaksin harus diambil terlebih dahulu dari gudang farmasi dan dilengkapi administrasinya. Pasien disarankan datang ke Puskesmas pada Selasa (13/10/2026) untuk mendapatkan suntikan, kebetulan petugas sedang menghadiri pertemuan di tempat lain. Namun, kabarnya pada Senin siang (12/10/2026), korban datang ke puskesmas dengan marah-marah dan meminta segera disuntik," kata Imelda, menjelaskan hasil konfirmasinya kepada petugas puskesmas.

Sementara itu, N. Kudari berharap anjing tersebut segera ditangkap dan diperiksa untuk memastikan apakah benar terinfeksi rabies. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN