Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Masinton Pasaribu Lantik Sekda dan Dua Kadis Tapteng di Tengah Tanggap Darurat Bencana

Mistar.idMinggu, 14 Desember 2025 15.20
journalist-avatar-top
FM
bupati_masinton_pasaribu_lantik_sekda_dan_dua_kadis_tapteng_di_tengah_tanggap_darurat_bencana

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu dan Wabup Mahmud Efendi bersama Sekda dan Kadis yang baru dilantik. (f:Diskominfo Tapteng/mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu melantik Binsar Tua Hamonangan Sitanggang sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Tapteng definitif yang baru di Lapangan Sepak Bola GOR Pandan, Minggu (14/12/2025).

Selain melantik Sekda, Masinton juga melantik Jusmar Efendi Simamora yang sebelumnya pejabat dari Kabupaten Toba sebagai Kadis PUPR Tapteng, dan Hasudungan Naik P Samosir sebagai Kadis Perumahan dan Permukiman Tapteng.

"Pelantikan dalam situasi yang tidak normal dalam masa tanggap darurat bencana ini merupakan momentum kita untuk terlahir kembali," ujar Masinton dalam sambutannya didampingi Wabup Mahmud Efendi.

Artinya, kata Masinton, terlahir dengan semangat baru, bahwa alam sudah mengingatkan untuk siap-siap, tetap waspada dan tetap konsisten melayani rakyat.

"Dalam situasi tanggap darurat bencana, maka tugas pemerintah adalah melakukan mitigasi terhadap seluruh proses pembangunan, melindungi dan menyelamatkan masyarakat," ucapnya.

Untuk diketahui, Binsar Tua Hamonangan Sitanggang sebelumnya menjabat Staf Ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik di Pemkab Deliserdang.

Sementara, Jusmar Efendi Simamora sebelumnya adalah Sekretaris Dinas PUTR Kabupaten Toba. Sedangkan Hasudungan Naik P Samosir sebelumnya menjabat Plt Kadis PUPR Tapteng kini menjabat sebagai Kadis Perkim Tapteng defenitif.

"Mohon maaf, saya tidak mengenal Pak Sitanggang. Saya juga tidak mengenal Pak Jusmar secara personal. Tapi saya mengenal Pak Samosir, sudah beberapa bulan ini sudah mulai bisa memahami cara kerja yang ada dalam benak pikiran saya," kata Masinton.

Masinton menuturkan pihaknya terus melakukan evaluasi dalam masa tanggap darurat demi memaksimalkan kinerja aparatur.

"Sudah saatnya meninggalkan cara-cara lama. Malas membaca, malas berpikir, dan malas bekerja. Kita tinggalkan tiga malas ini," pesan Masinton.

Ia mengajak agar seluruh elemen pemerintah daerah, harus update dengan perkembangan zaman, teknologi dan bekerja sungguh-sungguh.

"Saat ini kita tidak boleh setengah hati melayani rakyat atau bahkan gak punya hati. Maka kerja kita adalah melayani rakyat itu dengan sepenuh hati," tegasnya.

Masinton menjelaskan, evaluasi juga dilakukan terhadap keberadaan pegawai yang tidak dalam pos, termasuk para camat, kepala desa maupun lurah.

"Mungkin inilah momen kami menyiapkan aparatur yang mampu bekerja sungguh-sungguh dan tulus melayani rakyat," tutupnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN